21 April 2026
HomeBeritaKCIC Gandeng 20 Perusahaan Dukung Operasional KCJB

KCIC Gandeng 20 Perusahaan Dukung Operasional KCJB

SHNet, Jakarta — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menggandeng 20 perusahaan guna mendukung operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Puluhan perusahaan tersebut akan menunjang berbagai aspek layanan KCJB mulai dari penjualan tiket, sistem pembayaran, pengembangan kawasan dan aksesibilitas, integrasi moda transportasi serta penerapan energi terbarukan.

Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, kerja sama dilakukan sebagai bagian dari upaya persiapan operasional KCJB. Dia melanjutkan, hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan bagi calon penumpang, meningkatkan revenue stream serta memberikan dampak pada masyarakat di sekitar trase KCJB.

“Pada prinsipnya kehadiran KCJB harus dapat memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang dan memberi dampak positif di masyarakat. Untuk itulah kerjasama ini terjalin,” kata Dwiyana di Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Dwiyana menyebutkan, KCJB adalah bisnis yang strategis dan memiliki potensi pengembangan yang baik. Karena itu, KCIC terbuka pada berbagai pihak untuk membangun kemitraan dari berbagai potensi yang ada.

Dia melanjutkan, KCIC dalam waktu dekat juga akan membuka peluang kerja sama untuk naming right pada stasiun-stasiun yang akan dilintasi oleh KCJB. Dwiyana mengatakan, KCIC berkomitmen untuk selalu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan negara sehingga potensi-potensi pengembangan yang ada terus digali dan dibangun.

“Kami terbuka untuk melaksanakan kerjasama dengan berbagai pihak, baik dari kalangan BUMN ataupun perusahaan swasta yang ingin bersama-sama mengoptimalkan kehadiran KCJB,” katanya.

Adapun, ke-20 perusahaan yang mendukung operasional KCJB yakni perusahaan BUMN, afiliasi BUMN, BUMD hingga perusahaan swasta seperti Bank Mandiri, Telkom, BRI, BNI, BJB, Nusatrip, Tiket.com, Traveloka, Voltras Travel, Pointer, Jaklingko, GoTo, Grab, Finnet, Xendit, Doku, OVO, PT Lanais, Indonesia Battery Corporation dan Pertamina Power Indonesia.

“Kami bersyukur dukungan dari berbagai pihak untuk KCJB ini sangat tinggi. Kami akan berupaya memaksimalkan semua dukungan itu agar KCJB selalu dapat membawa dampak yang positif bagi semua pihak dari waktu ke waktu,” katanya.

Asisten Deputi Bidang Jasa dan Logistik kementerian BUMN, Desty Arlaini mengatakan bahwa pemerintah mendukung rencana percepatan proyek kereta cepat dan pertumbuhan ekonomi yang mungkin ditimbulkan karena proyek ini. Dia mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui proyek infrastruktur.

Desty menambahkan, fokus KCIC dalam persiapan operasional sejalan dengan arahan dari Kementerian Marves. Hal ini yang menjadi salah satu alasan pelaksanaan penandatanganan perjanjian Kerjasama antara KCIC dengan 20 perusahaan.

“Tentu saja kenyamanan penumpang dan manfaat positif bagi masyarakat di sekitar trase KCIC semakin diperhatikan oleh KCIC selaku pemilik dan operator kereta api cepat,” katanya. (Rizky)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU