2 June 2026
HomeBeritaPameran Seni Visual “Pangarsa-Arsa Pramarta”

Pameran Seni Visual “Pangarsa-Arsa Pramarta”

SHNet, Yogya-Prodi S-1 Tata Kelola Seni FSR ISI Yogyakarta kembali menggelar ujian Akhir Semester mata kuliah “Tinjauan Kelola Pameran I”, bagi para mahasiswanya pada bulan Mei ini. Salah satunya adalah agenda pameran dengan kurator Astrella Aurellia yang akan digelar oleh kelompok Wollstonecraft, di Indieart House Jalan. AS-Samawaat Barat No.99, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, pada 1-7 Mei 2023. Pembukaan  telah dilakukan Senin (1/05/2023) oleh I Nyoman Darya.

Pameran Seni Visual “Pangarsa-arsa Paramarta” hadir guna mengkritisi tatanan masyarakat yang patriarkis serta menanamkan kesadaran pada ruang publik akan betapa pentingnya isu kekerasan seksual dengan menjadikan pameran sebagai wadah untuk menyuarakan harapan keadilan bagi para penyintas kekerasan seksual.

Laksmi Shitaresmi, Fitri DK, Alodia Yap, Laeticia Viorentine, Valeriana, Laviaminora, Gabrielle, Ipang Cahyo, dan Wollstonecraft merupakan 9 perupa yang turut serta dalam memperjuangkan inklusivitas pada ruang pamer. Melalui penafsiran masing-masing perupa terkait tindak kekerasan seksual, pameran ini menyajikan karya lukis, instalasi, grafis, artprint, dan object art.

Dengan mengantarkan isu kekerasan seksual, pameran ini diharap dapat menyediakan ruang aman untuk bersuara serta mendekonstruksi budaya patriarki. Kesadaran masyarakat merupakan kunci dasar untuk membangun sebuah ruang yang aman, melalui pendayagunaan eksistensi kesenian yang memainkan peran penting dalam suatu perubahan, perlahan suatu budaya dapat berubah.

Tujuan penting dari pameran ini antara lain adalah untuk menghimbau pelaku seni, pengamat seni, dan masyarakat luas agar dapat turut bersuara menuntut keadilan dan mewujudkan ruang aman bagi para penyintas kekerasan seksual. Karena sejatinya, suara merupakan sesuatu yang esensial dalam sebuah gerakan perubahan.  (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU