2 June 2026
HomeMegapolitanPTPN I (Persero): Pancasila Adalah Jangkar Moral Hadapi Tantangan Global

PTPN I (Persero): Pancasila Adalah Jangkar Moral Hadapi Tantangan Global

SHNet, JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) berkomitmen penuh untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai motor penggerak persatuan bangsa sekaligus fondasi dalam mendukung perdamaian dunia.

Komitmen kebangsaan ini ditegaskan manajemen melalui instruksi pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di seluruh lini operasional perusahaan.

Langkah tersebut selaras dengan Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 2 Tahun 2026 serta arahan dari Badan Pengaturan BUMN Republik Indonesia. Pada tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema yang sarat makna, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.

Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ideologi negara tersebut sejatinya bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan sebuah prinsip hidup yang aktif. Menanggapi hal ini, Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan di atas kertas.

Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh insan perkebunan untuk merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap tindakan nyata dan etos kerja sehari-hari.

“Pancasila adalah bintang penuntun sekaligus jangkar moral kita dalam menghadapi berbagai tantangan global. Di tengah dinamika disrupsi teknologi, turbulensi ekonomi, hingga pergeseran geopolitik, nilai-nilai Pancasila memberikan kita arah yang jelas untuk tetap berdiri kokoh,” ujar Teddy dalam siaran persnya di Jakarta, Senin 1 Juni 2026.

Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di seluruh lini operasional perusahaan. (Dok/SHNet).

Teddy menekankan, sebagai bagian dari BUMN yang bergerak di sektor perkebunan, implementasi Pancasila harus diwujudkan melalui penguatan soliditas internal, menjaga integritas, dan mengedepankan asas keadilan.

Menurutnya, operasional bisnis PTPN I tidak boleh hanya mengejar profitabilitas semata, melainkan wajib memberikan dampak kesejahteraan yang merata bagi masyarakat, selaras dengan semangat sila kelima Pancasila.

“Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan bisnis perusahaan senantiasa membawa kemaslahatan serta memenuhi rasa keadilan publik. Insan PTPN I harus menjadi pelopor dalam merawat keberagaman, mengutamakan gotong royong, serta melawan segala bentuk intoleransi yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan yang telah kita bangun bersama,” tambah Teddy secara mendalam.

Guna merayakan hari bersejarah tersebut, Direksi PTPN I menginstruksikan seluruh manajemen dan karyawan di tingkat Regional yang tersebar di wilayah Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, hingga Sulawesi dan Maluku—termasuk unit kebun serta pabrik, untuk melaksanakan upacara bendera secara luar jaringan (luring) pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 08.00 waktu setempat.

Seluruh peserta upacara dijadwalkan mengenakan pakaian dinas harian berupa kemeja putih dan bawahan gelap. Selain pelaksanaan upacara, PTPN I juga melakukan pengibaran bendera Sang Merah Putih secara serentak selama satu hari penuh di setiap kantor regional dan wilayah kerja pada 1 Juni 2026.

Manajemen di tingkat wilayah turut diimbau untuk menyemarakkan peringatan ini dengan memanfaatkan berbagai kanal komunikasi perusahaan serta media publikasi elektronik guna menyebarluaskan pesan-pesan perdamaian dan persatuan Pancasila kepada publik.

Melalui pelaksanaan upacara yang khidmat dan teratur ini, PTPN I berharap dapat terus merawat harmoni kebangsaan, memastikan api Pancasila tetap menyala dalam sanubari setiap karyawan demi kejayaan ibu pertiwi.  (Non)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU