5 June 2026
HomeMegapolitanPGN Bantu 300 Siswa dan Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis

PGN Bantu 300 Siswa dan Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis

SHNet, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk CAKRA (Cek Kesehatan untuk Rakyat), memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata gratis kepada 300 penerima manfaat yang berasal dari sejumlah sekolah dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pusat PGN, Jakarta, pada Kamis (4/6) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT PGN ke-61 sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan akses layanan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan mata.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah kasus gangguan penglihatan yang memerlukan perhatian khusus. Salah satu siswa diketahui memiliki tingkat rabun jauh hingga minus 17, sementara peserta lainnya mengalami gangguan penglihatan pada salah satu mata. Ada pula siswa yang selama ini masih menggunakan kacamata dengan ukuran minus 1, namun setelah diperiksa ternyata kondisi penglihatannya telah mencapai minus 6.

Temuan tersebut menunjukkan masih terbatasnya akses sebagian masyarakat terhadap pemeriksaan mata dan alat bantu penglihatan. Faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab banyak keluarga belum dapat melakukan pemeriksaan secara rutin maupun mengganti kacamata sesuai perkembangan kondisi mata anak.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa melalui program CAKRA, PGN ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, memperoleh akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. Program ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, akses terhadap layanan kesehatan yang memadai, termasuk kesehatan mata, berperan penting dalam mendukung proses belajar, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat.

“Dari hasil pemeriksaan hari ini, kami melihat masih banyak anak yang mengalami gangguan penglihatan cukup serius namun belum mendapatkan penanganan yang memadai karena keterbatasan biaya. Kondisi ini tentu dapat memengaruhi proses belajar dan kualitas hidup mereka. Karena itu, kami berharap bantuan kacamata yang diberikan dapat membantu mereka belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri,” ujar Fajriyah.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman (kiri), mengatakan melalui program CAKRA, PGN ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, memperoleh akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. (Dok/SHNet).

Fajriyah menambahkan, program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis merupakan bagian dari rangkaian CAKRA yang lebih luas. Sebelumnya, PGN juga menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar bagi masyarakat di tiga wilayah operasional perusahaan, yakni SOR I sebanyak 500 orang, SOR II sebanyak 560 orang, dan SOR III sebanyak 550 orang.

Dengan demikian, total penerima manfaat layanan kesehatan dasar yang telah dijangkau mencapai 1.610 orang. “Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” kata Fajriyah.

Kepala Sekolah SDN Cideng 7, Ratna Suminar, menyampaikan apresiasinya kepada PGN atas dukungan yang diberikan kepada para siswa untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan mata dan kacamata sesuai kebutuhan.

Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat besar karena masih terdapat siswa yang mengalami gangguan penglihatan namun belum mendapatkan penanganan akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

“Kami sangat berterima kasih kepada PGN atas terselenggaranya program ini. Bagi sebagian siswa dan orang tua, pemeriksaan mata maupun pembelian kacamata bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Melalui program ini, anak-anak dapat mengetahui kondisi kesehatan matanya dan memperoleh kacamata yang sesuai sehingga dapat belajar dengan lebih nyaman dan optimal di sekolah,” ungkap Ratna.

Hal senada disampaikan Kepala Yayasan Al Mubarok, Henny Setiyani. Menurutnya, program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis yang diselenggarakan PGN mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.

“Program ini sangat membantu karena memberikan solusi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para siswa dan keluarga mereka. Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari para peserta dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak anak yang terbantu,” tutup Henny.  (Non)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU