SHNet, Jakarta– Pound merupakan olahraga yang sedang happening saat ini.
Uniknya, olahraga ini menggunakan alat semacam stik drum yang dinamakan Ripstik. Stik ini memiliki berat 0,45 kg yang dirancang khusus untuk olahraga.
Pound pertama kali diperkenalkan
oleh Kirsten Potenza dan Cristina Peerenboom, mantan penabuh drum yang berbasis di California, Amerika Serikat.
Menurut Hani Firiani, salah satu instruktur pound di Indonesia, gerakan dalam pound menggabungkan gerakan menggebuk drum dengan yoga, pilates dan zumba.

“Pound merupakan olahraga high intensive yang bermanfaat untuk pembentukan badan terutama di bagian lengan, paha, mengecilkan perut termasuk menurunkan berat badan,. Selain itu pound juga dapat membakar 500-600 kalori,” ujar Hani, di Jakarta, Rabu (21/06/2023).
Berbeda dengan zumba, gerakan-gerakan pada pound sudah ada pakemnya. Si instruktur tidak bisa menciptakan gerakan sendiri.
“Zumba dan Pound sama-sama menggunakan musik. Namun di pound, lagu dan koreo harus wajib sama,” ujar perempuan yang dijuluki Ratu Toa GBK.

Lisensi internasional
Hani mengatakan, pound tidak sekedar olahraga saja, tetapi juga ada komunitasnya.
Di Gelora Bung Karno (GBK) ada Community hub yakni Rocca Space yang jumlahnya 200-250 orang.
Suara Hani selalu menggema di GBK setiap Senin dan Rabu (malam) serta Sabtu (pagi). Dikalangan komunitasnya, perempuan kelahiran 5 Juni ini dijuluki “Ratu Toa GBK”.
Selain di GBK, dia juga mengajarkan pound di MNC Group, Mal Taman Anggrek, Central Park dan Depok.
Menurutnya, untuk menjadi instruktur pound, seseorang harus mengantongi lisensi internasional.
“Dengan mengantongi lisensi tersebut, kita berhak menggunakan logo pound dan bisa buka kelas sendiri”, ujarnya.
Menurutnya, olahraga Pound bisa dilakukan oleh laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 15-55 tahun.
Di kelas, sebelum ia mengajar Pound, biasanya 15 menit pertama digunakan untuk siraman rohani khususnya untuk para pemula dan kaum rebahan.
Hani mengatakan, umumnya kaum rebahan dan pemula, setelah mengikuti pound, pasti sakit badannya. Tapi jangan kapok dan berhenti latihan. Justru harus ditambah latihannya.
Di siraman rohani ini, para peserta diajarkan memegang stik yang benar. Kemudian barulah lakukan gerakan pound.
Hani biasanya memberikan 13 trek (lagu) mulai dari warming up sampai cooling down. Terkadang dia selipkan juga gerakan zumba.
Kamu tertarik bakar kalori bersama si ratu toa GBK? Yuk datang setiap Senin, Rabu dan Sabtu. Kamu wajib membawa matras, tumbler berisi air minum, menggunakan sepatu olahraga atau kaos kaki untuk yoga. Tak lupa bayar Rp 50.000 per orang per kedatangan dan kamu akan dipinjamkan Ripstiknya. (Stevani Elisabeth)
.

