11 August 2026
HomeBeritaPeringatan “ASEAN Day 2026” Berlangsung Khidmat dan Meriah di Nairobi, Kenya

Peringatan “ASEAN Day 2026” Berlangsung Khidmat dan Meriah di Nairobi, Kenya

SHNet, Nairobi-Sebagai Ketua ASEAN Committee in Nairobi (ACN) tahun 2026, Duta Besar RI di Nairobi telah menyelenggarakan peringatan ASEAN Day ke-59, di Wisma Indonesia, Nairobi, Kenya, pada Sabtu, (08/08/2026(. Kegiatan pengibaran bendera ASEAN berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh anggota ACN, para Kepala Perwakilan Negara ASEAN di Nairobi, yaitu Indonesia,  Malaysia, Filipina dan Thailand.

Kegiatan juga dihadiri oleh para undangan dari para pejabat pemerintah Kenya, serta Kepala Perwakilan negara-negara mitra dialog ASEAN dan negara mitra lainnya, perwakilan Organisasi Internasional di Nairobi, Diaspora negara-negara ASEAN, kalangan media, mitra pelaku usaha dan civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Kenya. Kegiatan dihadiri oleh Guest of Honor yang mewakili Menteri Luar Negeri dan Diaspora Republik Kenya, yaitu Mr. Mustafa Ibrahim, Deputy Director General for Political and Diplomatic Affairs.

Duta Besar RI di Nairobi, T.B.H. Witjaksono Adji, dalam pidato sambutannya sebagai Ketua ACN 2026, mengajak seluruh pihak untuk merenungkan kembali visi dan prinsip pendirian ASEAN tahun 1967. Prinsip-prinsip yang dinilai tetap relevan hingga kini tersebut mencakup upaya percepatan pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya, penjagaan perdamaian dan stabilitas regional, serta peningkatan kolaborasi aktif di berbagai bidang strategis. Lebih lanjut, Dubes Witjaksono Adji menegaskan komitmen ASEAN untuk terus memperkuat kemitraan di luar Asia Tenggara, termasuk Kenya, serta berbagai mitra diplomatik dan pembangunan.

“Home to nearly 700 million people and the world’s 5th largest economy, ASEAN stands at the intersection of great opportunity amid a world in flux. Guided by the theme “Navigating Our Future, Together”, the Philippines’ Chairship reflects ASEAN’s commitment to unity, clarity, and purpose in advancing peace and stability, promoting economic integration and sustainable growth, and empowering our people at the heart of community-building,” ujar Dubes Witjaksono Adji.

Dubes Witjaksono Adji mengundang seluruh mitra terkait untuk terus menjajaki dan memperluas peluang kerja sama dengan ASEAN, baik secara kolektif maupun secara bilateral dengan masing-masing negara anggota. “Together, we can deepen our partnerships, expand our exchanges, and build a future that is more peaceful, prosperous, and resilient for our peoples; founded on mutual respect, shared interests, and a common commitment to peace, sustainable development, and prosperity”, pungkasnya.

Pejabat Pemerintah Kenya, Mr. Mustafa Ibrahim, pada kesempatan itu mengucapkan selamat atas peringatan berdirinya ASEAN yang ke-59, dan menyampaikan bahwa Kenya siap menjadi gerbang strategis ASEAN ke Afrika Timur. The East Africa Community (EAC) dan ASEAN Economic Community (AEC) memiliki visi bersama untuk memperdalam integrasi ekonomi regional dengan memfasilitasi arus bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terampil, dan modal, sambil meningkatkan daya saing ekonomi masing-masing. Kenya berharap dapat memperdalam kerja sama dengan ASEAN di bidang-bidang prioritas bersama, termasuk perdagangan dan investasi, ekonomi digital, industrialisasi, inovasi, aksi iklim, transisi hijau, transisi kapasitas, dan people-to-people relations.

Ajang itu juga dimanfaatkan sebagai promosi ragam budaya dan kuliner dari negara ASEAN, dengan para anggota ACN yang mengenakan busana tradisional, serta menyajikan makanan dan minuman khas masing-masing perwakilan negara-negara ASEAN yang berada di Kenya.

Kuliner Indonesia

Indonesia, melalui KBRI Nairobi, turut memperkenalkan sejumlah kuliner khas Indonesia, antara lain sate Madura, bakso, dan nasi goreng, serta menyajikan minuman berupa sirup rasa buah. Thailand turut menyajikan pad thai sebagai salah satu hidangan khasnya, sementara negara-negara ASEAN lainnya juga memperkenalkan makanan dan minuman tradisional masing-masing.

Menikmati kuliner Indonesia

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian acara kebersamaan antara anggota ACN, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner ASEAN kepada publik di Kenya”, kata Endang Septryani, Sekretaris Ketiga KBRI Nairobi.

Sementara Minister Counsellor KBRI Nairobi, Raden Wisnu Lombardwinanto menyampaikan bahwa kegiatan telah semakin memupuk persahabatan, mempromosikan aspek sosial-budaya, dan memperkuat semangat kerja sama antara negara-negara anggota ASEAN dan Kenya. “Melalui kegiatan ini, hubungan antar perwakilan negara ASEAN di Nairobi dan Kenya semakin erat, sekaligus membuka ruang bagi pertukaran budaya dan pemahaman yang lebih baik mengenai keberagaman masing-masing negara”, ulas Wisnu.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan ASEAN-Kenya dan mendorong terjalinnya kerja sama yang lebih erat di berbagai bidang strategis di masa mendatang.(sur)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU