21 August 2026
HomeBeritaOlahragaTiga Hari Berharga Bersama Lucas Bergamini, Angkat Standard Padel Indonesia

Tiga Hari Berharga Bersama Lucas Bergamini, Angkat Standard Padel Indonesia

SHNet, JAKARTA –  Sepanjang tiga hari beruntun, tepatnya 15–17 Agustus 2026, di Padelio Social Hub, Cilandak, komunitas padel Indonesia mendapatkan sesuatu yang selama ini hanya bisa ditonton dari layar yaitu kompetisi yang dijalankan dengan disiplin profesional, pelatihan langsung dari pemain Premier Padel Tour, dan peluncuran sebuah koleksi raket yang dibuat khusus untuk Indonesia.

Nur Satriatama (Satrio Alexa) menggelar Riverbrick, kolaborasi dengan PBPI, Padelio Social Hub, Jl. Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Bukan Sekadar Turnamen tapi ada satu hal yang membedakan sebuah acara olahraga yang baik dari sekadar keramaian akhir pekan: konsistensi standar.

Dari registrasi, babak grup, knockout, semifinal, final, sampai podium, Tactical Premiere League dijalankan dengan tata kelola yang biasanya hanya bisa dilihat pada turnamen internasional —jadwal yang bisa dipantau secara live, player ID tag resmi, dan alur kompetisi yang tak berubah di tengah jalan.

Kategori Bronze dan Silver membuat kompetisi ini terbuka bagi pemain yang serius berkembang, bukan hanya bagi mereka yang sudah mapan. Total hadiah bernilai lebih dari Rp100 juta —termasuk sepuluh raket Tactical, trofi kejuaraan resmi, dan yang paling diburu: kesempatan bermain langsung bersama Lucas Bergamini bagi para juara.

Sejumlah tim turun bertanding sepanjang tiga hari, hingga tampillah sang kampiun kelas dunia, di lapangan sendiri Lucas Bergamini adalah salah satu pemain padel profesional terdepan dunia yang berkompetisi di level tertinggi Premier Padel Tour.

Reputasinya dibangun bukan dari sensasi, melainkan dari tiga hal yang justru paling sulit ditiru: konsistensi, kecerdasan taktis, dan profesionalisme. Kehadirannya di Jakarta memberi efek yang sulit diukur dengan angka. Pemain Indonesia bisa melihat dari jarak satu meter bagaimana seorang profesional membaca lapangan, memilih bola yang tidak diambil, dan menjaga posisi. Itu adalah pelajaran yang tidak tersedia di video mana pun.

Sepanjang tiga hari, Bergamini bergerak di antara ketiga format acara — hadir di sisi lapangan saat babak grup berlangsung, memimpin sesi pelatihan, lalu menutup rangkaian lewat pertandingan eksibisi. Pola ini penting: ia tidak diperlakukan sebagai atraksi yang datang dan pergi, melainkan sebagai bagian dari struktur acara. “Yang dibawa Bergamini ke Jakarta bukan cuma nama besar. Yang ia tinggalkan di Cilandak adalah standar — dan standar itu menular.” ujar Nur Satriatama.

Lucas Bergamini yang hadir ke Indonesia guna memberi semangat Komunitas papel Indonesia sekaligus peluncuran raket terbarunya. (Dok/SHNet).

Masterclass ini pun menambahkan kalau Transfer Ilmu, Bukan Sekadar Foto. Sesi masterclass dirancang dengan pembatasan yang tegas —maksimal lima peserta per lapangan, enam puluh menit bersama Bergamini yang didampingi Tactical International Coach.

Formatnya kecil dengan sengaja, karena koreksi teknik hanya bekerja bila pelatih sempat melihat setiap ayunan. Peserta membawa pulang sertifikat partisipasi resmi, dokumentasi foto dan video, akses prioritas ke exhibition match, serta private meet & greet. Pada tingkat Tactical Signature Experience, peserta juga menerima raket Tactical Performance — Master Edition atau Elite Supreme — dan kursi baris terdepan.

Seluruh kuota masterclass [terisi penuh / tersisa X] sebelum hari pertama. Empat Puluh Lima Nomor untuk Indonesia Puncak dari rangkaian ini bukan hanya pertandingan eksibisi dua jam yang menutup acara, melainkan peluncuran Tactical Indonesia Exclusive Collection: sebuah rilis kolektor yang dibatasi hanya 45 unit bernomor individual di seluruh dunia, dibuat khusus untuk Indonesia.

Yang membuatnya berbeda adalah cara distribusinya. Koleksi ini tidak dijual. Satu-satunya jalan untuk memilikinya adalah melalui raffle resmi acara — setiap tiket exhibition match menyertakan entry, dengan entry tambahan pada kategori tiket tertentu.

Seluruh registrasi melewati proses verifikasi terkurasi, agar setiap raket sampai ke tangan pemain, kolektor, dan anggota komunitas Tactical yang benar-benar memahami Premiere Padel — Lucas Bergamini: The Indonesia Tour dalam dunia perlengkapan olahraga, angka 45 adalah pernyataan sikap.

Ia menempatkan Indonesia bukan sebagai pasar penerima produk sisa, melainkan sebagai teritori yang layak mendapat rilis eksklusif sendiri — sejajar dengan pasar padel mapan di Eropa.  (Non)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU