SHNet, Jakarta—Institut Media Digital EMTEK (IMDE) dan Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan di kampus IMDE, Jakarta Barat, akhir pekan ini.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan dunia industri kreatif dan digital.
Kerja sama ini tidak hanya memperluas jejaring antarkampus, tetapi juga mempertemukan pengalaman akademik UNMA dengan perspektif dan ekosistem industri kreatif serta digital yang dimiliki IMDE. Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi melihat peluang untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang lebih kontekstual, memperluas pengalaman mahasiswa, serta mendorong pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi secara bersama-sama.
Menghubungkan Kampus dengan Dunia Nyata
Bagi IMDE, kerja sama dengan UNMA menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi di luar bidang industri kreatif. Menurut Rektor IMDE, Totok A. Soefijanto, Ed.D., keterhubungan tersebut penting agar pengetahuan mengenai industri kreatif dapat hadir secara lebih kekinian dan kontekstual di lingkungan pendidikan.
Melalui kolaborasi ini, IMDE dapat berkontribusi dalam kegiatan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat di berbagai wilayah, sementara UNMA memperoleh peluang untuk membuka akses bagi dosen, staf, dan mahasiswa dalam mendapatkan pengalaman serta melakukan kegiatan akademik di Jakarta.
“Dengan demikian kita bisa memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang dunia nyata dari industri kreatif itu seperti apa,” ujar Totok.
Hal ini sejalan dengan pendekatan IMDE yang menempatkan pengalaman praktis sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran. Dunia pendidikan tinggi tidak hanya berbicara mengenai teori di dalam kelas, tetapi juga bagaimana mahasiswa memahami perkembangan masyarakat dan industri secara langsung.
Buka Banyak Pengalaman bagi Mahasiswa
Dari sisi UNMA, kerja sama dengan IMDE diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa melalui akses terhadap lingkungan pembelajaran dan fasilitas yang dimiliki IMDE serta ekosistem EMTEK.
Rektor Universitas Mathla’ul Anwar Banten, Prof. Dr. Andriansyah, M.Si., menyampaikan bahwa UNMA melihat pengalaman dan fasilitas yang dimiliki IMDE sebagai peluang untuk saling melengkapi dan meningkatkan kapasitas mahasiswa.
Salah satu manfaat yang diharapkan adalah kesempatan bagi mahasiswa UNMA untuk belajar langsung di IMDE dan memperoleh wawasan yang menjadi nilai tambah bagi mereka setelah lulus, khususnya dalam bidang komunikasi dan pertelevisian.
“Output yang kami harapkan: ilmu-ilmu yang ada di IMDE ini kita serap untuk ketika mereka lulus, memiliki bekal yang cukup: komunikasi maupun tentang pertelevisian,” ungkap Andriansyah.
Tidak berhenti pada pertukaran pengalaman, kedua institusi juga melihat peluang untuk mengembangkan berbagai bentuk kegiatan bersama, mulai dari student exchange, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana pembelajaran.

Perkuat Tridharma
Kolaborasi IMDE dan UNMA juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Totok, proses pembelajaran di perguruan tinggi perlu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk keluar dari kelas, berinteraksi dengan masyarakat, serta memahami lingkungan dunia usaha. Pengalaman tersebut dinilai dapat memperkaya pembelajaran, tidak hanya dari sisi teori tetapi juga praktik, sekaligus membuat dosen lebih mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat.
Bagi UNMA, kolaborasi ini juga menjadi peluang untuk mengembangkan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara bersama-sama dengan IMDE.
Dengan semakin banyak pihak yang terlibat dalam proses pendidikan, kedua institusi dapat saling berbagi pengalaman, perspektif, dan sumber daya untuk menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.
Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kerja sama antar institusi pendidikan juga memiliki peran dalam mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi.
Totok menilai bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, maupun pemerintah dapat memperkaya proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan. Sementara itu, Andriyansyah melihat kerja sama antar kampus sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan institusi, termasuk dalam konteks akreditasi, karena memungkinkan perguruan tinggi untuk saling melengkapi berdasarkan keunggulan masing-masing.
Karena itu, MoU antara IMDE dan UNMA diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi berlanjut menjadi program-program nyata yang memberikan dampak bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat.

Dari MoU Menuju Kolaborasi Nyata
Ke depan, IMDE dan UNMA memiliki semangat yang sama untuk membangun hubungan sebagai mitra yang saling mengisi dan membuka lebih banyak peluang dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
“Semoga kerjasama ini bisa berjalan terus dan kita bersama-sama bisa saling membantu, mendukung di semua bidang, tridharma perguruan tinggi: pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tutur Totok.
Sementara itu, Andriyansyah berharap kedua institusi dapat menjadi mitra yang baik, saling mengisi, serta terus membuka peluang untuk melaksanakan berbagai kegiatan Tridharma secara bersama-sama.
Melalui kolaborasi ini, IMDE dan UNMA memperluas ruang belajar, mempertemukan pengalaman, dan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat. (sur)

