27 October 2026
HomeBeritaDosen IMDE dan Koreografer Ressa Rizky Mutiara Sukses Pentaskan “Bhuana Ibu”

Dosen IMDE dan Koreografer Ressa Rizky Mutiara Sukses Pentaskan “Bhuana Ibu”

SHNet, Jakarta– Sebuah pementasan tari garapan koreografer Ressa Rizky Mutiara bertajuk “Bhuana Ibu” sukses digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada akhir pekan ini. Acara yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI, Dana Indonesiana dan LPDP ini mengangkat tema mendalam seputar perjalanan emosional seorang ibu, perjuangan menyusui (mengASIhi), serta pentingnya ruang dukungan (support system) bagi para perempuan.

Melalui gerak tubuh yang ekspresif, tata artistik, serta alunan musik yang menyentuh, “Bhuana Ibu” memvisualisasikan dinamika batin yang kerap dialami para ibu: mulai dari rasa lelah, keraguan, hingga ketangguhan dan kasih sayang yang tak terbatas dalam merawat buah hati. Pementasan ini tidak hanya hadir sebagai suguhan estetika panggung, tetapi juga sebagai medium advokasi dan refleksi bersama bagi para penonton yang hadir. Total 8 penari, 4 penari yang sudah menjadi Ibu, 2 perempuan muda, 1 anak laki – laki anak Ressa.

Dalam sesi bincang talkshow yang digelar usai pementasan, Ressa Rizky Mutiara selaku koreografer mengungkapkan harapan besar di balik penciptaan karya ini. Ia menekankan pentingnya empati dan solidaritas antar ibu dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan.

“Melalui karya ini, semoga suara hati para ibu bisa tersampaikan, ada ruang untuk saling berpegangan,” ujar Ressa di hadapan para penonton dan peserta diskusi.

Pementasan bertajuk “Bhuana Ibu”

Lebih lanjut, Ressa juga memberikan pesan penguatan khusus bagi para ibu yang tengah berjuang memberikan Air Susu Ibu (ASI) di tengah berbagai tantangan fisik maupun mental yang sering kali tidak terlihat oleh orang lain.

“Jangan pernah takut untuk mengASIhi,” tegasnya menutup sesi tersebut.

Acara pementasan dan diskusi ini mendapat sambutan hangat dari kalangan penonton, yang terdiri dari pegiat seni, komunitas ibu, akademisi dan masyarakat umum. Selain pertunjukan tari utama oleh tim penari dan panel diskusi, dalam kegiatan tersebut juga terdapat instalasi pameran karya tentang perjalanan Ressa mengASIhi.(sur)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU