22 September 2023
HomeBeritaInternasionalBanyak Persamaan dan Perbedaan Sistem Pengawasan di Indonesia dan Kenya

Banyak Persamaan dan Perbedaan Sistem Pengawasan di Indonesia dan Kenya

SHNet, Nairobi-Indonesia dan Kenya memandang penting pengawasan keuangan negara yang dilakukan oleh Parlemen masing-masing. Namun demikian dalam pelaksanaannya terdapat banyak persamaan namun tidak sedikit pula perbedaan sistem pengawasan yang diselenggarakan di kedua negara tersebut. Demikian beberapa pokok yang mengemuka dari pertemuan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI dengan Public Account Committee (PAC) Parlemen Republik Kenya di Gedung Parlemen Kenya, Nairobi , Selasa (30/11/2021)

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Duta Besar RI untuk Republik Kenya, Somalia, Uganda Republik Demokratik Kongo Dr. M. Hery Saripudin, Delegasi BAKN DPR RI dipimpin oleh Dr. Hj. Anis Byarwati, yang juga merupakan Wakil Ketua BAKN DPR RI, sementara Delegasi Kenya dipimpin langsung oleh Ketua PAC James Opiyo Wandayi.

Dalam sambutannya dihadapan Ketua dan  9 (sembilan) anggota PAC,  baik yang hadir secara fisik maupun secara virtual,  Dr. Hj. Anis Byarwati menjelaskan bahwa tujuan kunjungannya ke Parlemen Kenya adalah untuk mengetahui lebih jauh sistem kerja dari Public Account Committee Kenya serta mekanisme kerja yang dibangun antara PAC dengan lembaga Kantor Auditor-General  Kenya (semacam Badan Pemeriksa Keuangan Negara (BPK) RI).

Pada kesempatan tersebut, Ketua PAC  James Opiyo Wandayi menjelaskan peran dan fungsi serta kiprah dari lembaga yang dipimpinnya. Menurut Wandayi, PAC memiliki pengaruh yang cukup kuat. Hal ini tercermin dari komposisi keanggotaan di PAC, yang anggotanya berasal dari berbagai partai politik, namun ketuanya selalu disepakati berasal dari Partai oposisi. Demikian pula dari segi jumlah anggota PAC, dimana partai oposisi lebih mendominasi. Selain itu, PAC juga dapat memberikan rekomendasi agar pejabat-pejabat pemerintah yang dianggap mengelola keuangan negara secara tidak bertanggung jawab untuk diberhentikan dari jabatannya.

Perbedaan lain antara BAKN DPR RI dengan PAC Parlemen Kenya adalah dari segi jumlah anggota. Jika BAKN memiliki 9 (sembilan) anggota yang mewakili 9 (sembilan) fraksi di DPR RI maka PAC memiliki 19 (sembilan belas) anggota. Di samping itu, PAC sudah memiliki gedung sendiri yang besar dan memiliki tiga lantai.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat baik dari Parlemen Kenya terhadap Delegasi BAKN DPR RI dan berharap terjalin kerja sama yang erat, tidak hanya antara BAKN DPR RI dengan PAC Kenya, namun juga dengan Parlemen kedua negara secara umum,” demikian disampaikan Duta Besar Dr. M. Hery Saripudin pada pertemuan tersebut.

Dalam kunjungan kerjanya di Nairobi, Delegasi BAKN DPR RI juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Kepala Auditor-General Kenya. (sur)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU