22 May 2022
HomeBeritaBentrok Ori-Kariuw, Sejumlah Rumah Terbakar

Bentrok Ori-Kariuw, Sejumlah Rumah Terbakar

AMBON-Bentrok terbuka antara dua negeri bertetangga Ori dan Kariuw di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, (Malteng), Maluku akhirnya pecah, Rabu (26/1/2022).

Bentrok antara kedua kelompok ini terjadi dini hari pagi. Sejumlah rumah warga Kariuw dibakar oleh kelompok warga lain yang melakukan penyerangan.

Menurut informasi yang dihimpun, warga Kariuw yang terdiri dari anak-anak dan perempuan sudah diungsikan menyusul rentetan tembakan yang terdengar sejak malam di daerah perbatasan.

Keberadaan aparat kepolisian dan TNI yang melakukan penyekatan ternyata tidak berhasil, karena penyerangan tetap terjadi.

Kepala Soa Negeri Kariuw Lukas Leatomu melalui ponselnya, Selasa (25/1/2022) menyebutkan, ketegangan antara kedua desa ini telah meningkat sejak Selasa sore, menyusul adanya cekcok masalah batas tanah, dan dilanjutkan dengan pembacokan terhadap warga Kariuw di Ori.

Korban adalah Junaedi Leatomu (31) yang baru saja pulang kerja dari Waimital, sehingga tidak mengetahui adanya insiden yang terjadi. Korban dibacok saat melintas di Ori.

Atas insiden itu, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengimbau warga yang berkonflik untuk menahan diri. Saat ini, aparat keamanan sudah dikerahkan dan melakukan pengamanan di sana.

“Benar ada kesalahpahaman di sana, dan sudah kita dorong pasukan ke sana untuk membantu pengamanan. Dan Bapak Kapolda mengimbau kepada pihak-pihak berkonflik agar dapat menahan diri,” pinta Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Rum Ohoirat, Rabu (26/1/2022).

Juru bicara Polda Maluku ini meminta agar warga tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan. Pihaknya kini sedang menyelidiki aktor-aktor di balik insiden tersebut.

“Kami minta warga juga tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan, karena kita sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, dan penyelidikan,” tegas Rum.

Bahkan, lanjut Rum, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Dandim beserta Bupati Maluku Tengah sedang menuju lokasi kejadian.

“Sekali lagi kami minta warga menahan diri, karena kami sedang melakukan penyelidikan. Kita akan mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak yang terlibat,” jelasnya.(sp)

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU