5 May 2026
HomeBeritaCEO Indonesia Airlines Iskandar Sesalkan Statemen Kemenhub Perihal Hoaks

CEO Indonesia Airlines Iskandar Sesalkan Statemen Kemenhub Perihal Hoaks

 

 

Jakarta –  CEO Indonesia Airlines Iskandar Ismail menyatakan kecewa pada pernyataan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lukman F Laisa, yang menyebut rencana operasional Indonesia Airlines adalah hoaks. Iskandar menilai pernyataan tersebut kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam menarik investasi di sektor penerbangan dan bidang lainnya. Komentar itu mencederai iklim investasi yang sedang dibangun dengan susah payah bersama mitra internasional

 

“Kalau dibilang selama ini Indonesia Airline ataupun Calypte Holding tidak berkoordinasi dengan Kemenhub, ini sebuah hal yang lucu. Selama dua tahun terakhir, tim Calypte Holding dan tim dari Indonesia Airline secara signifikan dan secara kontinu terus berdiskusi dengan tim Kemenhub,” ucap Iskandar yang juga CEO Calypte Holding Lte, Senin (26/5/2025) di Jakarta.

 

Iskandar menuturkan  pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan. Menurutnya, pernyataan pejabat Kemenhub sangat murahan dan berpotensi mencoreng nama baik Indonesia di mata investor internasional. Atas pernyataan tersebut, Iskandar secara terbuka meminta Kemenhub, khususnya dirjen perhubungan udara, untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi.

 

“Saya tidak menantang beliau untuk berkonflik, tetapi saya menantang Kementerian Perhubungan untuk bersama-sama berkolaborasi membangun industri aviasi Indonesia menjadi lebih baik, menjadi negara yang terhormat di bidang aviasi,”  jelasnya.

 

Iskandar melanjutkan pihaknya sedang menyelesaikan persiapan tahap akhir. Tim Indonesia Airlines akan memulai pekerjaannya secara resmi dalam waktu dekat. Pihaknya mengungkapkan bahwa saat ini timnya tengah melakukan finalisasi studi kelayakan dan sejumlah negosiasi dengan lessor pesawat ternama di kawasan Asia dan Timur Tengah.  Seluruh proses pendirian maskapai dilakukan dengan serius dan profesional, termasuk persiapan administrasi dan perizinan yang akan segera diajukan begitu seluruh syarat teknis dan finansial dipenuhi.

 

“Kami tidak sedang menjual mimpi kosong. Apa yang sedang kami jalankan adalah sebuah proses yang lazim dalam pendirian maskapai di negara mana pun. Kami menghormati regulasi Indonesia dan sedang memastikan seluruh langkah kami sesuai dengan peraturan yang berlaku.Tapi mencap upaya kami sebagai hoaks tanpa klarifikasi adalah bentuk pembunuhan karakter terhadap pelaku usaha,” pungkas Iskandar.

 

 

Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa pada Kamis (22/5), menyebut kehadiran Indonesia Airlines hanyalah kabar bohong. Ia menegaskan bahwa tidak ada dokumen atau permohonan izin yang masuk ke Kemenhub terkait rencana operasional maskapai tersebut.

 

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU