7 June 2026
HomeBeritaKesraDr. Ambeth Ocampo Membahas Cara Membaca Kebangsaan Filipina Melalui Peta

Dr. Ambeth Ocampo Membahas Cara Membaca Kebangsaan Filipina Melalui Peta

SHNet, Jakarta– Dalam rangka memperingati HUT ke-75 Hubungan Diplomatik antara Filipina dan Indonesia, dan perayaan tahunan Bulan Peduli Bangsa Maritim dan Kepulauan (MANA Mo) setiap September 2024, Kedutaan Besar Filipina bekerja sama dengan Museum Bahari di Jakarta menyelenggarakan diskusi sebagai acara sampingan dari pameran “Pameran Sementara Arthefact 3.0, Kapal-kapal Monumental: Warisan Budaya Bersama, Berbagi Kenangan” yang diselenggarakan oleh Museum Bahari Jakarta, Minggu (22/09/2024).

Arthefact 3.0 merupakan pameran tahunan yang bertujuan untuk memamerkan instalasi seni kapal-kapal megah sepanjang sejarah dan menekankan budaya maritim Indonesia dan negara-negara lain.

Untuk memamerkan kekayaan warisan maritim Filipina yang membentuk identitasnya sebagai sebuah negara dan kesamaan antara Filipina dan Indonesia sebagai negara maritim, Kedutaan Besar Filipina  mengundang Dr. Ambeth Ocampo, seorang profesor ternama, sejarawan publik dan kurator independen yang menyampaikan kuliah berjudul “Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina”.

Dalam kuliahnya, Dr. Ocampo membahas cara membaca kisah kebangsaan Filipina melalui peta. Kuliahnya juga akan menyentuh tentang sifat dan budaya kepulauan Filipina, yang akan menawarkan wawasan dan refleksi tentang masa lalu kita, apa artinya bagi kita saat ini, dan bagaimana kita dapat bergerak maju secara bermakna sebagai suatu bangsa dan negara.

Dr.Ocampo, saat ini merupakan Profesor Sejarah Hermenegildo B. Reyes di Universitas Ateneo de Manila. Ia pernah menjabat sebagai akademisi di Universitas Filipina, Universitas De La Salle, Universitas Chulalongkorn, Thailand, Universitas Michigan di Ann Arbor, dan di Jepang: Universitas Kyoto dan Universitas Sophia, Tokyo.

Ia dianugerahi gelar doktor honoris causa dalam Administrasi Publik oleh Universitas Politeknik Filipina.

Ia menulis, Looking Back, kolom halaman editorial terpanjang tentang sejarah untuk Philippine Daily Inquirer. Esai-esainya telah disusun dan diterbitkan dalam 35 buku, yang terbaru adalah History in Lockdown (2024), Cabinet of Curiosities: History from Philippine Artifacts (2023), dan Rizal Without the Overcoat yang telah dicetak selama 34 tahun terakhir. Profesor Ocampo pernah menjabat sebagai: Presiden, City College of Manila; Presiden, Philippine Historical Association; Wakil Ketua, Manila Historical and Heritage Commission; Ketua, National Historical Commission of the Philippines dan merangkap Ketua, National Commission for Culture and the Arts.

Karyanya dalam sejarah publik telah diakui melalui berbagai penghargaan dan penghormatan: Fukuoka Prize, Ten Outstanding Young Men atau TOYM, Metrobank Outstanding Teacher Award, dan Fulbright Senior Research Fellowship. Ia telah dianugerahi: Order of Civil Merit (Spanyol), Order of Arts and Letters (Prancis), dan dari Filipina: Order of Lakandula, Presidential Medal of Merit, dan Knight Grand Officer of the Knights of Rizal.

Di kehidupan yang lain, ia adalah seorang biarawan Benediktin yang dikenal sebagai Dom. Ignacio Maria, OSB. Saat ini, ia memoderasi saluran FB, IG, dan YT yang sedang berkembang. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU