SHNet, Warsawa-Semangat dan optimisme kepulihan dan kebangkitan bangsa akibat pandemi Covid-19 terpancar dari semua peserta upacara dan perayaan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia tahun 2022 di Polandia. Berbagai unsur WNI dan diaspora memperlihatkan tekad tersebut dalam berbagai kegiatan yang digagas oleh KBRI Warsawa pada 17 Agustus 2022.
Tepat pada pukul 10.00 Waktu Eropa Tengah (CET) tanggal 17 Agustus 2022, masyarakat Indonesia di Polandia menyelenggarakan upacara memperingati detik-detik proklamasi Kemerdekaan Indonesia, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022. kegiatan bertempat di pelataran belakang Wisma Duta Besar RI di Warsawa.
Upacara bendera diikuti oleh hampir 250 peserta yang berasal dari berbagai kalangan WNI dan diaspora yang berada di Polandia, antara lain: PMI termasuk pekerja professional Indonesia, PPI, diaspora Indonesia, para alumni penerima beasiswa Indonesia dan staff KBRI. Sementara tamu undangan khusus adalah 2 (dua) orang Konsul Kehormatan RI, masing-masing dari Kota Krakow dan Kota Gdansk.
Upacara yang berlangsung dengan hikmat dan lancar ini didukung oleh pasukan Paskibraka, yang dilatih langsung oleh Kol (Sus) Adi Triady, Atase Pertahanan RI untuk Polandia. Pasukan Paskibraka disamping dengan sigap melaksanakan prosesi penaikan bendera merah putih, juga menampilkan hiburan bagi para peserta upacara dalam bentuk yel-yel dan gerakan-gerakan tari khas militer.
Untuk melengkapi kehikmatan dan makna dari kegiatan upacara bendera juga dilakukan serangkaian kegiatan terkait dengan upacara, yakni: pemberian penghargaan kepada para pegawai setempat KBRI yang berprestasi atas dalam penilaian rekan kerja sejawat (peer-review), pemotongan tumpeng oleh Dubes RI dan penyerahan potongan pertama tumpeng tersebut kepada sesepuh WNI di negara Akreditasi yakni Bapak Soegijanto Darmonegoro (86 tahun) dan ibu Wanda Widjaya (75 tahun). Potongan tumpeng secara simbolis juga diserahkan kepada kedua Konhor RI yang hadir pada kesempatan upacara. Hal yang juga menarik pada perayaan kemerdekaan RI tahun ini adalah penggunaan pakaian kebaya oleh para peserta upacara wanita. Beragam pakaian kebaya ditampilkan secara anggun oleh ibu-ibu Indonesia, yang juga dimaksudkan untuk mendukung diakuinya kebaya sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh badan dunia UNESCO.
Kegiatan terkait yang berikutnya dilakukan oleh KBRI Warsawa adalah kegiatan Bazaar produk-produk Indonesia dan pesta rakyat, yang diadakan secara bersamaan.
Kegiatan Bazaar
Untuk pertama kalinya kegiatan bazaar Indonesia diadakan dalam rangkaian HUT RI. Menurut Koordinator Fungsi Ekonomi, KBRI Warsawa, Bpk Taufiq Lamsuhur, kegiatan bazaar produk-produk Indonesia ini adalah guna lebih mempromosikan produk-produk Indonesia di Polandia, terutama beberapa toko online Indonesia yang telah tumbuh berkembang semasa pandemi dalam 2 tahun terakhir.
Terdapat 9 (Sembilan) vendor makanan dan produk Indonesia yang tampil pada edisi HUT RI Tahun 2022, antara lain: Toko Beta, Herbal Bromo, Tempe Nusantara dan Tempe Kita. Sementara aneka makanan khas Indonesia yang dijual adalah: tempe, tekwan, mie ayam, bakso, es cendol, cireng pangsit, sate taichan, mie kari, ayam pedas manis, mpek-mpek Bangka, mpek-mpek Palembang, dimsum ayam udang, siomay, sate padang, lontong padang dan janjanan pasar. Aksesoris dan batik Indonesia juga dijual pada kesempatan bazaar rakyat ini.
Toko Beta yang merupakan salah satu toko online yang menjual produk-produk Indonesia di Polandia, lahir pada tahun 2020 dan dikelola oleh ibu Yeti Yolanda Tumuli. Toko Beta secara bertahap menjual produk Indonesia di Polandia dan secara perlahan para pelanggan mulai banyak memesan produk-produk Indonesia dari yang bersangkutan. Saat ini Toko Beta telah memiliki surat izin berusaha dari Pemerintah Polandia dan juga memiliki kelengkapan-kelengkapan administrasi perusahaan seperti nomor pajak dan nomor izin usaha di Polandia.


Pesta Rakyat
Beberapa kegiatan pesta rakyat yang dilakukan adalah tarik tambang, lomba lari karung, memasukan pensil ke botol (anak-anak), fashion show (anak-anak), tarian anak-anak, hiburan musik oleh group band KBRI Warsawa dan group Polonia serta penampilan sukarela dari para tamu yang hadir, tarian bersama Gemu Famire, berebut kursi dengan iringan musik dangdut dan penarikan door prize. Duta Besar RI Anita Lidya Luhulima sendiri turut bernyanyi dan menari bersama masyarakat Indonesia.
Yang menarik dari kegiatan pesta rakyat adalah partisipasi dari beberapa warga negara Polandia yang sengaja datang datang pada acara pesta rakyat ini dan bahkan beberapa mereka sangat menikmati acara yang sifatnya penuh hiburan dan kompetisi ala Indonesia. Anna (20 tahun) warga negara Polandia bahkan menjadi pemenang lomba lari karung untuk kategori wanita dewasa.
Kegiatan bazaar Indonesia dan Pesta rakyat juga dihadiri perwakilan-perwakilan negara-negara ASEAN yang ada di Warsawa.(sur)

