SHNet, Jakarta- Kesibukan setiap hari terkadang membuat kita lupa merayakan berbagai moment kemenangan, meski sederhana.
Hal inilah yang melatarbelakangi
KT&G Indonesia, salah satu perusahaan sigaret asal Korea menggelar kampanye #SANGJUARA.
Head of Local Brand Juara, Sugiono Susilo mengatakan, kampanye #SANGJUARA mengandung makna memberikan semangat pemenang untuk ditanamkan ke semua orang.
“Kadang kita lupa dengan pencapaian-pencapaian kecil dalam hidup kita. Momen kemenangan sederhana yang tanpa sadar kita lalui tanpa sebuah selebrasi hingar bingar inilah yang terkadang menjadi memori terbaik untuk dinikmati bersama dengan secangkir teh manis,” ujarnya kepada wartawan, di Rumah Sarwono Jakarta, Selasa (13/9).
“SANG JUARA mewakili semangat kemenangan disetiap momen dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus saling memberikan dukungan untuk melalui berbagai rintangan didalam kehidupan. Itulah mengapa semangat Juara sangatlah penting dan menjadi pesan yang ingin kami sampaikan melalui kampanye ini.” Jelas Mr. Jeong – Presiden Direktur KT&G Indonesia.
“Biasanya hanya momen kemenangan besar yang selalu menjadi perayaan, disini justru kita mau menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai berbagai kemenangan – kemenangan kecil yang mungkin tanpa kita sadari itu adalah sebuah awal kemenangan yang lebih besar,” kata Sugiono.
Nyalakan Kualitas Juara menjadi sebuah program untuk mendukung kampanye tersebut, yang akan banyak menghadirkan kolaborasi – kolaborasi yang terinspirasi dari momen – momen sederhana tersebut. Seperti yang dihadirkan pada kesempatan kali ini melalui sebuah pameran fotografi yang menangkap momen – momen kemenangan sederhana dalam lensa street art photography.
“Berhasil menangkap kejadian kecil yang ada disekitar kita itu terkadang menjadi momen kemenangan tersendiri bagi saya dan teman – teman fotografer. Karena ga mudah kita bisa mengabadikan momen – momen terbaik dengan lensa, apalagi kalau momen tersebut dapat langsung tergambar jelas dari gestur serta mimik yang tertangkap” Imbuh Barry Kusuma
Pada kesempatan tersebut Barry menampilkan 30 foto karyanya dari Aceh hingga Papua.
Salah satu karyanya adalah foto Goa Jomblang. Dia mengambil gambar dengan local guide sebagai modelnya dan cahaya yang masuk ke dalam goa.
“Untuk dapat momen seperti ini gak mudah. Hanya local guide saja yang tahu waktu terbaik untuk wisatawan menikmati cahaya yang masuk ke goa tersebut yakni pukul 11.00-12.00 WIB. Kadang tidak dapat cahaya sama sekali. Peran local guide ini sangat berpengaruh untuk fotografer ambil moment seperti ini. Berhasil menangkap kejadian kecil yang ada di sekitar kita terkadang menjadi moment kemenangan tersendiri bagi saya dan teman-teman fotografer,” papar Barry.
Selain itu, ada juga foto karya Barry mengangkat salah satu tradisi Indonesia yakni menikmati teh manis. Menurutnya, menikmati secangkir teh manis sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia.
“Kami berharap melalui acara ini, dapat memberikan semangat baru serta menjadi pengingat untuk kita dapat semakin menghargai setiap pencapaian dalam hidup sekecil apapun,” tambah Sugiono Susilo disela – sela obrolan hangatnya. (Stevani Elisabeth)

