6 June 2026
HomeBeritaKBRI Moskow Beri Keterangan Resmi Ihwal WNI Rahmat Kurniawan

KBRI Moskow Beri Keterangan Resmi Ihwal WNI Rahmat Kurniawan

SHNet, Moskow-KBRI Moskow sejak awal telah merespons kasus yang menimpa Warga Negara Indonesia a.n. Rahmat Kurniawan Abadi, asal Jember, Jawa Timur. Saudara Rahmat menyebarkan informasi bahwa dirinya disekap di Rusia oleh agen yang mendatangkannya untuk bekerja..

Sehubungan dengan berbagai pemberitaan yang beredar di media sosial termasuk Kompas TV tentang kasus WNI atas nama Sdr. Rahmat Kurniawan Abadi di Rusia, berikut disampaikan keterangan sebagai berikut:

Dalam rilis resminya,yang diterima Sabtu (9/09/2023)  KBRI Moskow menyebutkan, saudara Rahmat adalah Pekerja Migran Indonesia yang bekerja secara Non Prosedural di Rusia (illegal) dan ybs bekerja di Rusia di sektor informal sejak Oktober 2022 dengan menggunakan Visa Bisnis, dan sudah melewati masa berlakunya.  Awalnya Sdr. Rahmat dipekerjakan di beberapa tempat dan akhirnya dipindah kerjakan ke Moskow pada bulan Mei 2023. Di Moskow, Sdr. Rahmat sempat berpindah kerja beberapa kali melalui agen yang sama, yaitu Warga Negara Rusia Bernama Esenia.

Pada tanggal 4 September 2023, Kepolisian di Rayon Butovo, Moskow sudah menindaklanjuti  pengaduan dari Sdr. Rahmat dengan menggunakan hpnya sendiri bahwa dirinya “disekap”, dikunci dari luar oleh agennya di dalam apartemen penampungan yang berada di wilayah Butovo, Moskow, Rusia. Kepolisian setempat langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan atas dirinya dan kepada Warga negara Rusia (a.n. Esenia) sebagai agen yang mendatangkan dan mempekerjakan yang bersangkutan.

KBRI Moskow terus berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait di Rusia mengenai penyelidikan tersebut, dan saat ini menunggu laporan hasil penyelidikan secara resmi.  Secara bersamaan, pihak kepolisian juga langsung memproses kasus pelanggaran keimigrasian yang dilakukan oleh Sdr. Rahmat. Saat ini Sdr. Rahmat berada di Detensi Imigrasi di Sakharovo (65 km di luar pusat kota Moskow) menunggu proses deportasi.

KBRI Moskow telah menemui RKA di Detensi Imigrasi Sakharovo, dan beliau dalam keadaan baik dan sehat. KBRI Moskow masih terus mengawal dengan dekat proses ini, dan memastikan agar hak-hak hukum yang bersangkutan terjaga dan juga kepastian jadwal deportasinya.

KBRI Moskow menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mencari pekerjaan di luar negeri, khususnya di Rusia, agar menggunakan prosedur resmi untuk menghindari berbagai masalah di tempat kerja.. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU