SHNet, Jakarta – Untuk kesekian kalinya Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung dianugerahi penghargaan dari pemerintah. Selain berhasil menyabet juara desa anti korupsi, Hanura juga memenangi lomba desa Teladan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa (PKAD) tahun 2024.
Direktur Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Desa, Data dan Evaluasi Perkembangan Desa Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mohammad Noval menilai, Desa Hanura layak menjadi teladan bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia.
Desa ini pernah menjadi juara lomda desa nasional untuk regional I dan bisa mempertahankan prestasi tersebut hingga kini. “Walaupun kepala desanya berganti, mereka tetap bisa mempertahankan prestasinya di 2024,” ujarnya di Jakarta, sebagaimana siaran pers Ditjen Bina Pemdes, Senin (04/11/2024).
Noval menambahkan, aparatur desa ini mendapatkan pelatihan PKAD melalui Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) pada 2023. Sebagai hasilnya, mereka menerapkan materi-materi pelatihan tersebut dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Kepala Desa Hanura Rio Remota dalam ajang Lomba Desa dan Temu Karya Nasional (TKN) 2024 lalu mengatakan, Hanura memiliki fasilitas yang cukup lengkap meski berada di wilayah pedesaan, seperti 3 unit gereja, 2 unit rumah doa, 17 unit mushala, 3 unit masjid, 3 unit minimarket, 2 unit perbankan, 1 unit balai kementerian, 1 unit gedung SMP, 1 unit gedung SMA, 3 unit gedung SD, 3 unit gedung MA/MTs/MI, 6 unit rumah makan, 5 unit paud, 1 unit TK, 1 unit Kantor Pos, 1 unit kantor desa, 1 unit Samsat Desa dan 3 unit posyandu.
KPK mengganjar penghargaan ‘Desa Anti Korupsi’ karena pelayanan administrasinya yang cepat, gratis dan dapat dinikmati secara online dan offline. Pemerintahan desa ini, menyediakan rumah restorasi justice yang khusus dibuat untuk menyelesaikan persoalan sengketa di antara warganya. (*)

