30 November 2021
HomeBeritaInternasionalMencurigakan! Botol Berisi Virus Cacar Ditemukan di Salah Satu Laboratorium Milik Amerika...

Mencurigakan! Botol Berisi Virus Cacar Ditemukan di Salah Satu Laboratorium Milik Amerika Serikat

SHNet, Jakarta – Saat membersihkan lemari es di fasilitas penelitian vaksin Pennsylvania, seorang pekerja laboratorium menemukan beberapa botol beku berlabel “cacar”. Temuan ini akhirnya diselidiki FBI dan CDC, menurut laporan berita baru-baru ini.

Laporan Live Science sebelumnya menyatakan, hanya dua laboratorium di dunia, yakni laboratorium CDC di Atlanta, Georgia, dan laboratorium senjata biologis era Perang Dingin di Rusia yang dapat secara legal menyimpan sampel virus mematikan.

Dalam insiden baru-baru ini, total 15 botol — lima berlabel ” cacar ” dan 10 berlabel “vaccinia” (virus yang digunakan dalam vaksin cacar) — ditemukan di fasilitas Merck, menurut peringatan “khusus penggunaan resmi” yang dikirim ke pimpinan Departemen Keamanan Dalam Negeri pada Selasa (16 November), dan diperoleh Yahoo News .

“Tidak ada indikasi bahwa siapa pun telah terpapar sejumlah kecil botol beku,” kata CDC dalam sebuah pernyataan kepada Yahoo News. “Pekerja laboratorium yang menemukan botol itu mengenakan sarung tangan dan masker wajah.”

CDC, mitra administrasinya dan penegak hukum sekarang sedang menyelidiki masalah ini, “Kami akan memberikan rincian lebih lanjut saat tersedia,” kata CDC.

Cacar adalah penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus variola. Cacar “adalah salah satu penyakit paling menghancurkan yang diketahui umat manusia”. Menurur organisasi kesehatan dunia, cacar menyebabkan jutaan kematian sebelum kampanye vaksinasi paling sukses di dunia tahun 1980.

Cacar adalah satu-satunya penyakit menular yang telah diberantas dari planet ini, dengan kasus alami terakhir yang diketahui dilaporkan di Somalia pada tahun 1977.

Investigasi menyebabkan penguncian fasilitas penelitian yang kini telah dicabut, menurut Yahoo News. Peringatan itu mencatat bahwa CDC akan tiba pada Rabu (17 November) untuk membawa botol-botol itu ke fasilitas lain untuk pengujian, menurut Yahoo News.

Ini bukan pertama kalinya botol cacar ditemukan di laboratorium penelitian; pada tahun 2014, karyawan National Institutes of Health menemukan enam botol di ruang penyimpanan, menurut CNN . (Tutut Herlina)

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU