18 September 2026
HomeBeritaPelantikan HMI Cabang Istimewa Mesir: KBRI Kairo Tekankan Pentingnya Pengkaderan dan Penguatan...

Pelantikan HMI Cabang Istimewa Mesir: KBRI Kairo Tekankan Pentingnya Pengkaderan dan Penguatan Intelektual

SHNet, Kairo – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Istimewa Mesir resmi dilantik pada Selasa (15/09/2026) di Balai Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo. Acara ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran strategis organisasi dalam membangun mentalitas kepemimpinan dan tradisi intelektual kader bangsa di tanah rantau.

Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Kairo, Mohammad Nur Salim, Lc, M.Si., hadir mewakili Duta Besar RI di Kairo. Nur Salim berpesan agar kader HMI senantiasa menjadi garda terdepan dalam tradisi keilmuan agar memiliki daya saing sekembalinya ke tanah air.

“HMI kita harapkan menjadi pelopor di dalam kajian-kajian intelektual semacam itu, sehingga kita yang balik ke Indonesia tidak di-underestimate,” ujar Nur Salim.

Sementara itu, Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Abdul Gafur, S.IP., LL.M., juga memberi sambutan selaku alumni HMI. Abdul Gafur turut menekankan fungsi organisasi sebagai wadah kolaborasi yang inklusif dan produktif bagi para mahasiswa Indonesia di Mesir.

“HMI selayaknya menjadi rumah. Rumah bersama yang produktif. Rumah bagi kita untuk saling mendukung, membangun empati, memperkuat jejaring, dan tentunya untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia dan masyarakat luas,” ucap Abdul Gafur.

Senada dengan hal tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kairo, Abdul Muta’ali, M.A., M.I.P., Ph.D., pada saat sesi panel diskusi mengingatkan agar dunia pendidikan tetap menjadi prioritas utama para mahasiswa di tengah berbagai dinamika global. Ia juga mendorong agar HMI Mesir mampu menghidupkan kembali semangat pemikiran intelektual yang diwariskan oleh Kanda almarhum Prof. Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur).

“Agar jangan sampai dunia pendidikan dikalahkan oleh dunia lain. Karena yang membuat kita merdeka dan kawan-kawan punya pemikiran mendirikan HMI di Mesir, itu karena pendidikan,” tutur Muta’ali.

“Sekarang bagaimana agar HMI Mesir bisa menjadi inisiator, mengembalikan HMI penyambung ruh Kanda almarhum Cak Nur. Maksimalkan studi kalian,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua HMI Cabang Istimewa Mesir, Ihyasunan, pada pidatonya menegaskan bahwa esensi utama pergerakan organisasinya berfokus pada pengkaderan dan pendidikan. Ihya juga menyebut bahwa tujuan pergerakan HMI diantaranya adalah terbentuknya mentalitas kepemimpinan bangsa.

“Tidak lain organisasi HMI adalah bergerak pada pengkaderan, kaderisasi, pendidikan, serta membentuk mentalitas kepemimpinan bangsa,” ucap Ihyasunan.

Pelantikan ini diharapkan mampu memacu semangat baru bagi pengurus HMI Cabang Istimewa Mesir untuk terus berkembang. Para pengurus juga diharapkan mampu menyeimbangkan antara aktivitas organisasi dan prestasi akademik selama menempuh studi di Mesir. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU