SHNet, Jakarta- Ketua umum Dokter AlumniSMAN 8 Jakarta (Smandel) atau DAS, dr. Herry Nursetyanto menyatakan, organisasi profesi yang dipimpinnya dituntut untu naik kelas— next level — membuka babak baru — new chapter— dan yang terpenting, memberikan dampak nyata —new impact — baik bagi almamater, bagi profesi kedokteran, maupun bagi masyarakat luas
Halitu dikemukakan Ketua umum DAS dr. Herry Nursetyanto ketika memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus DAS Periode 2026-2030 sekaligus Rapat Kerja yang mengusung tema besar: “DAS Next Level: New Chapter, New Impact.” di Jakarta, akhir pekan ini.
Menurut dr. Herry, tema ini bukan sekadar slogan. Ia adalah sebuah pernyataan sikap, sebuah komitmen bersama, bahwa DAS tidak boleh berhenti pada pencapaian yang sudah ada.
dr.Herry meyakini, sebuah organisasi tidak akan bergerak jauh hanya dengan struktur yang rapi di atas kertas. Organisasi bergerak karena manusia-manusia di dalamnya saling percaya, saling menopang, dan saling melengkapi. Ketika satu anggota mengalami kesulitan, anggota lain hadir bukan karena kewajiban struktural semata, melainkan karena rasa memiliki terhadap DAS sebagai rumah bersama dokter alumni SMA Negeri 8 Jakarta.
“Oleh karena itu, pada periode 2026-2030 ini, saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan kedekatan yang sudah terbangun ini sebagai fondasi kerja, bukan sekadar kenangan karena pernah dalam satu almamater Smandel,”ujarnya.
Ketua umum DAS ini kemudian sedikit bernostalgia sekaligus melakukan refleksi. Dia masih ingat betul suasana pelantikan pengurus pada periode sebelumnya 2022 ( DAS lahir 21 nov 21) Saat itu, acara pelantikan di Ged SMAN 8 , kita berada pada situasi yang tidak mudah — banyak dari kita yang belum sempat bertatap muka secara langsung, interaksi antaranggota masih terbatas, dan sebagian besar koordinasi harus dilakukan secara daring.
“Chemistry antaranggota pengurus, jujur saja, belum terbangun sekuat yang kita harapkan. Kita bekerja, kita berkontribusi, namun ada jarak yang belum sepenuhnya terjembatani,” katanya.
Namun hari ini, lanjut dr. Herry, situasinya berbeda. “Di ruangan ini, saya melihat wajah-wajah yang sudah saling mengenal, yang sudah pernah duduk bersama, serta menyelesaikan permasalahan dan berkegiatan bersama. Inilah modal yang jauh lebih berharga dibandingkan periode sebelumnya,” ujarnya.
Rapat kerja yang akan kita laksanakan setelah acara pelantikan ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk tidak berhenti pada seremoni belaka. Di sanalah kita akan merumuskan bersama, program demi program, target demi target, yang akan menjadi peta jalan DAS selama empat tahun ke depan.
“Saya berharap seluruh pengurus dapat memberikan gagasan, kritik, dan masukan secara terbuka, karena rapat kerja yang baik lahir dari keberanian untuk berbicara jujur, bukan sekadar menyetujui apa yang sudah disiapkan,” ujarnya.
Harapan pada Pengurus Baru
Pada bagian akhir sambutannya, dr. Herry berharap pada kepengurusan periode ini kita sudah memiliki chemistry yang lebih harmonis , semoga selanjutnya kita bisa saling mengenal karakter, kekuatan, dan bahkan kekurangan satu sama lain — dan justru dari situlah kerja sama tim yang sesungguhnya dapat tumbuh. Kemudian beberapa harapan dikemukakan:
Pertama, soliditas tim di atas segalanya. Dengan chemistry yang sudah terbangun sejak awal, saya berharap tidak ada lagi ego sektoral antarbidang . Semua bidang dalam kepengurusan DAS harus bergerak sebagai satu kesatuan, saling mengisi kekurangan, dan saling mendukung menuju keberhasilan.
Kedua, komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan. Pertemuan tatap muka seperti hari ini hendaknya tidak menjadi peristiwa langka. Saya mendorong agar forum-forum diskusi, baik formal maupun informal, terus dijaga sepanjang masa bakti kepengurusan, agar chemistry yang sudah ada tidak melemah seiring waktu.
Ketiga, program kerja yang berdampak nyata. New impact yang menjadi bagian dari tema kita bukan hanya berarti dampak ke dalam organisasi, tetapi juga ke luar — kepada almamater, kepada adik-adik kelas yang masih menempuh pendidikan, kepada dunia kedokteran, dan kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita sebagai dokter.
Keempat, regenerasi dan keberlanjutan. New chapter menandakan bahwa kita membuka lembaran baru, namun lembaran baru yang baik selalu dibangun di atas fondasi yang telah diletakkan oleh pengurus-pengurus sebelumnya. Untuk itu, izinkan saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh pengurus periode sebelumnya, atas dedikasi dan kerja keras yang telah membawa DAS sampai pada titik ini

Kesimpulan Dan Rencana Tindak Lanjut
Rapat kerja DAS menegaskan sejumlah rencana dan tindak lanjut ke depan yakni
Bidang Organisasi
- Pengembangan aplikasi pendukung layanan konsultasi dan direktori anggota perlu ditindaklanjuti
- Rencana pembuatan direktori anggota DAS akan ditindak lanjuti dengan pengembangan pengelolaan website DAS
- Perubahan mendasar terhadap organisasi (termasuk aturan iuran) akan dibahas melalui mekanisme AD/ART pada forum MuDAS, didahului rapat pleno internal.
- Penjualan merchandise akan dioptimalkan sebagai sumber kas organisasi.
- Pengelolaan keuangan organisasi harus dilakukan secara transparan.
- Bidang Dana, Usaha, dan Kesejahteraan Anggota
- Pembenahan sistem distribusi dan penagihan merchandise menjadi prioritas perbaikan segera.
- Pengembangan DAS TV/podcast edukasi kesehatan akan digarap , dengan konten populer dan berkelanjutan.
- Program beasiswa bagi alumni SMA 8 (jurusan kesehatan) akan dikaji lebih lanjut, termasuk sumber pendanaannya.
- Program pelatihan online atau webinar akan dilanjutkan dengan dukungan dana yang sudah tersedia
- Program khitanan massal akan direalisasikan bekerja sama dengan pihak penyedia layanan sunat
- Perlu disusun timeline program yang jelas dan jumlah program dibatasi agar realistis untuk dilaksanakan.
- Perlu disusun database anggota DAS yang belum mendapatkan tempat kerja sebagai dasar program pemberdayaan.
Bidang Riset, Ilmiah, dan PKB
- Kegiatan ilmiah menjadi prioritas utama, dengan opsi sesi ilmiah gratis untuk internal dan berbayar untuk peserta luar.
- Pendanaan CSR diupayakan, termasuk untuk mendukung kegiatan khitanan massal, dengan pendekatan kerja sama yang wajar (bukan bersifat memaksa mitra internal).
- Target realisasi program ditetapkan dalam rentang waktu 3–6 bulan.
- Perlu disusun rencana kerja jangka pendek dan jangka panjang yang saling disinkronkan.
Bidang Advokasi
- Pendekatan advokasi mengutamakan langkah preventif dan mitigasi risiko sejak dini.
- Biro advokasi akan diposisikan sebagai salah satu nilai tambah keanggotaan DAS.
- Akan diidentifikasi dan didayagunakan anggota yang berkompeten di bidang hukum sebagai rujukan/pelopor advokasi organisasi. (sur)

