İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

22 February 2024
HomeBeritaPariwisataPenerbangan Langsung “On Demand” ke Labuan Bajo akan Diaktifkan

Penerbangan Langsung “On Demand” ke Labuan Bajo akan Diaktifkan

SHNet, Labuan Bajo- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan layanan penerbangan langsung “on demand” atau penerbangan yang disesuaikan dengan permintaan pasar akan diaktifkan di Labuan Bajo seiring banyaknya permintaan dari maskapai asing.

Menparekraf Sandiaga usai meninjau Bandara Komodo Labuan Bajo, NTT, mengatakan upaya ini dilakukan karena berdasarkan laporan dari pihak maskapai, pola permintaan penerbangan langsung kecenderungannya bersifat fluktuatif.

“Oleh karena itu nantinya kita menyasar on demand. Seperti hari ini ada beberapa yang charter sesuai dengan kegiatan. Dan kita akan perbanyak Meeting Incentive Conference Exhibition atau MICE dengan target peningkatan jumlah wisatawan yang tinggalnya lebih lama dan belanjanya lebih besar,” ujar Sandiaga.

Peningkatan jumlah penerbangan langsung ini juga penting untuk merespons banyaknya permintaan dari maskapai asing di antaranya dari Australia, Malaysia, dan Singapura. Karena itu Menparekraf Sandiaga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan teknis dan izin penerbangan langsung dari maskapai asing.

“Sehingga target 1 juta penumpang yang dilayani Bandara Komodo Internasional ini kita rencanakan bisa tercapai tahun depan. Dengan penambahan penerbangan-penerbangan dan ketersediaan kursi,” kata Sandi.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga meninjau sentra ekonomi kreatif yang ada di Bandara Komodo Labuan Bajo. Tidak hanya sekadar lihat-lihat, Menparekraf turut membeli beberapa produk UMKM tersebut, salah satunya kain tenun songke Manggarai.

(Dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf)

“Saya baru saja rojali ‘rombongan yang jajan jajan dan beli-beli’ produk ekonomi kreatif. Dan mereka mengalami peningkatan pendapatan dan tersedianya peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Sandi.

Turut mendampingi, Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina dan Kepala Kantor UPBU Komodo, Ceppy Triono. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU