16 February 2026
HomeBeritaPimpinan dan Sivitas Akademika IMDE Kunjungi Terowongan Silaturahim Istiqlal–Katedral

Pimpinan dan Sivitas Akademika IMDE Kunjungi Terowongan Silaturahim Istiqlal–Katedral

SHNet, Jakarta-Pimpinan dan sivitas akademika Institut Media Digital Emtek (IMDE) berkesempatan mengunjungi Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta pada Rabu, (04/02/2026). Kunjungan ini diikuti oleh Rektor IMDE Totok Amin Soefijanto, Ed.D., Wakil Rektor Akademik Dr. Ratih Damayanti, Wakil Rektor Kolaborasi Dr. Rewindinar, para dekan, jajaran ketua program studi, serta dosen IMDE.

Terowongan Silaturahim merupakan jalur penghubung bawah tanah yang mengaitkan dua rumah ibadah besar di Jakarta, yakni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Keberadaan terowongan ini dirancang sebagai simbol persatuan, toleransi, dan harmoni antarumat beragama di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan IMDE melihat secara langsung fungsi dan makna terowongan sebagai ruang perjumpaan yang merepresentasikan semangat silaturahmi lintas iman. Terowongan ini tidak hanya menjadi jalur fisik penghubung dua bangunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya dialog, saling menghormati, dan hidup berdampingan dalam keberagaman.

Kunjungan ini memberikan pengalaman kontekstual bagi sivitas akademika IMDE dalam memahami nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman yang hidup di ruang publik Indonesia. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik dan digital, tetapi juga pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan.

Bagi IMDE, kunjungan ini menjadi refleksi penting tentang peran institusi pendidikan dalam menanamkan nilai toleransi, keterbukaan, dan kolaborasi di tengah masyarakat yang majemuk. Ruang-ruang simbolik seperti Terowongan Silaturahim dipandang sebagai inspirasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, IMDE menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan kompetensi generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi dan industri kreatif, tetapi juga memiliki kesadaran sosial serta kemampuan hidup dalam keberagaman. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU