29 January 2022
HomeBeritaRI-Venezuela Sepakati Mekanisme Konsultasi Politik 60 Tahun Non-Blok

RI-Venezuela Sepakati Mekanisme Konsultasi Politik 60 Tahun Non-Blok

SHNet, Beograd- Peringatan 60 tahun Gerakan Non-Blok (GNB) tanggal 11-12 Oktober 2021 telah menjadi momentum bagi RI dan Venezuela untuk menyelenggarakan pertemuan bilateral dan penandatanganan MoU kesepakatan pembentukan mekanisme Konsultasi Politik oleh Menlu kedua negara.

Kesepakatan ini merupakan dasar bagi peningkatan kerja sama pada bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama dan saling menguntungkan.

Menlu Retno Marsudi menyambut baik mekanisme konsultasi politik untuk melengkapi mekanisme bilateral yang sudah ada guna meningkatkan kerja sama bilateral RIVenezuela ke depannya.

Pada pertemuan bilateral Menlu Retno juga mengucapkan selamat kepada Venezuela atas dialog rekonsiliasi Pemerintah Venezuela dengan oposisi yang telah berlangsung tiga putaran pada Agustus-September 2021. Ditekankan bahwa dialog tersebut merupakan manifestasi dari salah satu prinsip GNB untuk menyelesaikan perselisihan secara damai.

Sementara itu, Menlu Venezuela Félix Plasencia menyerukan bahwa “Indonesia y Venezuela, países Aliados” (Indonesia dan Venezuela, negara sahabat) dan berharap agar kesepakatan ini dapat mengembangkan kerjasama antar kedua negara.

Dalam pernyataannya, Menlu Plasencia juga menegaskan komitmen Venezuela dalam menjalankan nilai-nilai dalam Dasasila Bandung yang merupakan bagian integral dari

kebijakan luar negeri Venezuela, yakni non-blok, anti-imperialisme, dan anti-kolonialisme.

Peringatan 60 tahun GNB yang diselenggarakan di Beograd, Serbia, telah dihadiri oleh 120 negara anggota, serta 17 negara observer. Beograd merupakan tempat penyelenggaraan KTT GNB pertama saat masih menjadi ibu kota Yugoslavia pada tahun 1961.

Selaku tuan rumah pertemuan, Presiden Serbia Aleksandar Vučić menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan bagi negara-negara GNB untuk merefleksikan kembali nilai-nilai yang disepakati pada KTT GNB di Beograd 60 tahun lalu, yakni kerja sama, integrasi, toleransi, dan inklusi untuk menciptakan perdamaian dan penghormatan terhadap prinsip persamaan hak dan menentukan nasib sendiri. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU