SHNet, Bandung, Pinhantanas (Perhimpunan Industri Pertahanan Swasta Nasional) menerima kunjungan delegasi NASENI dari Abuja Nigeria. Acara ini dimaksudkan untuk mempromosikan kepada delegasi NASENI bahwa industry alpahankam di Indonesia telah menghasilkan beragam produk pertahanan berbasis teknologi sekaligus menjajaki potensi kerjasama antara kedua negara, di Gedung Bhimasena Jatinangor Jawa Barat, Rabu, (14/9/2022).
Delegasi NASENI yang dipimpin Profesor Muhammad Sani Haruna selaku Exective Vice Chairman didampingi oleh Duta Besar Nigeria untuk Indonesia Usman Ary Ogah membawa serta lima belas orang yang terdiri dari anggota NASENI sendiri dan beberapa anggota parlemen Nigeria serta unsur pemerintah lainnya.
Dalam kesempatan ini Ketua Umum Pinhantanas Evi Lusviana yang didampingi oleh Ketua Harian Pinhantanas Mayor Jenderal ( Purn) Jan Pieter Ate dan beberapa anggota Pinhantanas menyatakan bahwa produk alpahankam yang diproduksi oleh para anggota Pinhantanas telah sejak lama menyuplai kebutuhan TNI dan Polri serta kebutuhan beberapa lembaga pemerintah lainnya seperti BAKAMLA dan BNPB.
Di samping itu anggota Pinhantanas juga menghasilkan produk tidak hanya untuk kebutuhan militer akan tetapi juga untuk kebutuhan sipil seperti solar panel dan peralatan berteknologi tinggi untuk menjernihkan air. Dengan demikian, lanjut Evi, kesempatan untuk bekerjasama dengan Nigeria melalui NASENI sangat terbuka lebar dalam hal pengadaan barang jadi dari Pinhantanas, kerjasama alih teknologi dan bentuk kerjasama strategis lainnya . “ Terlebih anggota Pinhantanas ada yang menjadi reseller PT DIrgantara Indonesia yaitu PT Prasandha Dumayasa untuk menggarap market Afrika dimana NASENI pernah menyatakan ada kebutuhan untuk pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia” demikian pungkas Evi yang sudah menjabat ketua umum Pinhantanas dua kali periode.
Executive Vice Chairman NASENI Profesor Muhammad Sani Haruni dalam sambutannya menyampaikan terima kasih karena berkesempatan menyaksikan beberapa produk alpahankam produksi Indonesia.
“ Kami berterima kasih atas undangan acara ini karena bila tidak ada acara ini kami tidak akan pernah mengetahui bahwa ternyata Indonesia memiliki asosiasi produsen alat-alat pertahanan non pemerintah yang menghasilkan beragam produk yang bisa dikerjasamakan dengan Nigeria” ujar Profesor Muhammed Sani Haruna.
Setelah mendengarkan paparan singkat mengenai profil dan produk Pinhantanas para delegasi diajak ke ruang pamer untuk menyaksikan beragam produk para anggota Pinhantanas termasuk beberapa kendaraan khusus di pelataran parkir Gedung Bhimasena. Randurlap atau kendaraan dapur lapangan adalah salah satu produk kendaraan khusus yang diproduksi oleh salah satu anggota Pinhantanas yaitu PT Prasandha Dumayasa. Kegiatan ini dilanjutkan dengan foto bersama. (Sur)

