9 May 2026
HomeBeritaSekolah Petra Surabaya Kunjungi IMDE dan Studio Indosiar untuk Tingkatkan Wawasan...

Sekolah Petra Surabaya Kunjungi IMDE dan Studio Indosiar untuk Tingkatkan Wawasan di Industri Kreatif

SHNet, Jakarta-Dalam rangka kerja sama untuk meningkatkan potensi non-akademik di usia sekolah, Sekolah Petra Surabaya mengadakan kunjungan edukatif ke IMDE (Institut Media Digital Emtek) dan kawasan EMTEK CITY serta beberapa studio dan fasilitas di Indosiar pada Jumat (14/03/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan langsung kepada Direktur Executive serta jajaran struktural Sekolah Petra Surabaya mengenai dunia industri kreatif, khususnya di bidang media dan penyiaran.

Sebagai bagian dari program ini, IMDE berperan sebagai konsultan dalam industri kreatif, memberikan pendampingan serta berbagi pengalaman mengenai tren dan peluang karier di dunia media.

Kaprodi S1 Produksi Media , IMDE, Adlino Dananjaya menyampaikan bahwa pemahaman sejak dini tentang industri ini sangat penting bagi generasi muda yang ingin terjun ke bidang kreatif.  “Kami di IMDE selalu terbuka untuk berbagi pengalaman dan wawasan kepada para siswa. Dunia industri kreatif terus berkembang, dan penting bagi mereka untuk memahami bagaimana proses kreatif berjalan di dunia nyata,” ujar Danan

Sementara Rewindinar, Wakil Rektor Non Akademik IMDE mengatakan IMDE memiliki dosen-dosen praktisi yang dapat memberikan wawasan praktis kepada guru maupun anak-anak yang sesuai dengan dunia industri kreatif sesungguhnya.

Selama kunjungan, Direktur Executive serta jajaran struktural Sekolah Petra Surabaya mendapatkan kesempatan eksklusif untuk menjelajahi Studio 1, 2, 3, dan 5, yang merupakan tempat produksi berbagai program unggulan Indosiar. Mereka juga mengunjungi wardrobe—tempat penyimpanan kostum yang digunakan dalam berbagai produksi televisi—serta ruang meeting yang menjadi pusat koordinasi para kru dan tim produksi.

Wadahi Potensi Nonakademis Siswa

Hengkie Porawouw, Direktur Executive Sekolah Petra mengatakan bahwa anak-anak punya potensi non akademis, dan sekolah harus mewadahinya. “Tidak hanya menjadi milik sekolah, tetapi karya yang bagus harus dilihat dan dinikmati masyarakat yang lebih luas”, ujar Hengkie yang sebelumnya berprofesi sebagai praktisi di perusahaan Astra.

Melalui kunjungan ini, para Direktur Executive serta jajaran struktural Sekolah Petra Surabaya tidak hanya melihat bagaimana industri kreatif bekerja, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai peran dan tanggung jawab di dunia penyiaran. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi mereka untuk lebih mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang relevan dengan industri media di masa depan. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU