22 October 2021
HomeBeritaKesraSiswa Indonesia Ukir Prestasi Internasional pada APCYS 2021

Siswa Indonesia Ukir Prestasi Internasional pada APCYS 2021

SHNet, Jakarta- Sebanyak 5 penelitian siswa Indonesia berkompetisi di lomba penelitian Asia Pacific Conference of Young Scientists (APCYS) 2021  yang berlangsung pada tanggal 27 September – 1 Oktober 2021 secara online di Mexico, yang diikuti oleh 21 negara.

Pada ajang ini semua penelitian Tim Indonesia berhasil meraih penghargaan. Dua medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Mira Karenina dari SMA Intan Permata Hati East Campus Surabaya, dengan penelitian berjudul “The Correlation of Prevalence Rate to the Efficiency of the Number of COVID-19 Swab Tests Using Binary Split Pool Test Method” di bidang Mathematics dan Audrey Cherilyn Ilham dari SMA Cita Hati Christian School West Campuss Surabaya, dengan penelitan berjudul “inRange: An Enhanced BLE Proximity Measuring Approach with Kalman Filter and Trilateration” di bidang Computer Science.

Sebuah medali perak direbut oleh pasangan Angeline Felisca Tanujaya dan Yosua Suwardi dari SMA Santa Laurensia Alam Sutera, Tangerang Selatan, untuk penelitian di bidang Physics and Engineering yang berjudul “Membrane Characterization using Electrochemical Impedance Spectroscopy Method”.

Dua medali perunggu dipersembahkan oleh pasangan Putri Larasati Leksono dan Ghitha Nadhira Azka Rahiemy, siswa SMA Negeri 3 Bandung melalui penelitiannya di bidang Computer Science dengan judul “Natural Colorization Database of Indonesian Traditional Batik”, dan Jayson Santoso dari SMA Cita Hati West Campuss Surabaya melalui penelitiannya di bidang Mathematics dengan judul “The Absolute Win: Application of Statistical Pattern in 24-Cards Game”.

Penghargaan untuk poster juga berhasil direbut oleh penelitian Tim Indonesia sebagai berikut:

First place poster bidang Matematika oleh Mira Karenina

Third place poster bidang Matematika oleh Jayson Santoso

First place poster bidang Computer Science oleh Audrey Cherilyn Ilham

Second place poster bidang Computer Science oleh Putri Larasati Leksono dan Ghitha Nadhira Azka Rahiemy.

Tim Indonesia untuk lomba APCYS 2021 ini dibentuk melalui perjalanan panjang dari Lomba Peneliti Belia (LPB) tingkat provinsi, nasional, dan internasional, yang berlangsung dari bulan Juli hingga November 2020. Jumlah peserta yang mengikuti sistem lomba berjenjang ini sebanyak 1538 siswa yang membawakan 919 judul penelitian.

Pembinaan Lanjutan

Karena itu, Tim Indonesia yang tersaring selanjutnya dibina oleh Center for Young Scientists selama 8 bulan dengan tenaga ahli dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Katolik Parahyangan, dan Bandung Fe Institut.

Setiap tahun, LPB diselenggarakan di 15 provinsi di tanah air oleh Center for Young Scientists dengan tujuan untuk meningkatkan iklim penelitian di jenjang sekolah menengah, dan membangun kreatifitas, keberanian dan kejujuran di dalam diri siswa melalui penerapan metoda ilmiah pada penelitian. Diharapkan lebih banyak lagi peneliti belia terbentuk di Indonesia, guna mempersiapkan generasi penerus yang unggul dan cerdas.

Saat ini tengah berlangsung putaran baru LPB 2021 yang telah diluncurkan oleh Plt Pusat Prestasi Nasional, Kemdikbudristek, bersamaan dengan webinar perdana peneliti belia dengan pembicara tunggal Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 3 Juli 2021 yang baru lalu.(sur)

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU