19 April 2026
HomeBeritaSpecial Olympics Indonesia Siapkan Gala Dinner Menuju PESONAS 2026 di NTT

Special Olympics Indonesia Siapkan Gala Dinner Menuju PESONAS 2026 di NTT

Yogyakarta-Wakil Menteri Komdigi RI Nezar Patria mengapresiasi  semangat kerja kemanusiaan dari panitia gala dinner yang dibentuk Pengurus Pusat SOIna, sebuah Perkumpulan nirlaba yang terakreditasi Special Olimpiade Internasional.

Wamen Nezar menyampaikan ini saat menerima Panitia Gala Dinner di kediamannya di Yogyakarta, Kamis (26/3/2026). Nezar Patria menerima permohonan panitia agar berkenan duduk sebagai dewan pengarah supaya kegiatan sportifitas ini berlangsung lancar dan sukses.

“Ajang olah raga bagi atlet bertalenta khusus se-Indonesia yang rencana digelar Oktober 2026 di Kupang, NTT sekaligus wujud penghargaan tulus saudara-saudara kita penyandang autis, down syndrome, tuna grahita, ADHD, dan lainnya dalam meraih prestasi sehat jasmani,” kata Nezar Patria.

Panitia Gala Dinner, Hari Subagyo menyampaikan, kegiatan ini menjadi pendahuluan menuju persiapan penyelenggaraan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) ke-2 di Kupang setelah sebelumnya empat tahun lalu 2022 di Semarang. Tujuannya membangkitkan dukungan dan simpati sosial terhadap warga berkebutuhan khusus akibat keterbelakangan dan gangguan mental.

Di Indonesia kurang lebih terdapat 5,2 juta jiwa tersebar di berbagai pelosok dan latar belakang sosial ekonomi. Sebagian di antaranya mampu menoreh prestasi keolah-ragaan beragam cabor yang dipertandingkan. Event pertandingan yang tidak semata mengejar perlombaan kejuaraan tetapi pengakuan sukses atlet berlaga fairplay dan setara.

“Kami berihktiar menggalang dana untuk membantu memberangkatkan atlet, ofisial, pelatih dan pendamping terutama dari asal kontingen daerah yang berkekurangan. PESONAS NTT mirip PON. Kebutuhan biaya selama sepekan kompetisi tentu besar. Donasi sukarela empati publik berapapun yang terkumpul harus kami pertanggung-jawabkan akuntabel. Dana publik wajib terlaporkan kepada publik,” kata Hari Subagyo.

Kegiatan amal yang bakal digelar di auditorium RRI Jakarta pada 22 Mei 2026 sebagai momen menghadirkan atlet dan ekosistem pendukungnya. Selain lelang lukisan, kain tenun, unjuk seni, dan karya-karya lain dari para penyandang disabilitas diharapkan terbuka juga sponsorship donasi individu dan institusi.

Menurut Nezar Patria, penggalangan serupa bisa juga ditempuh melalui crowdfunding agar sedekah sosial atau amal dapat menjangkau lebih luas dan terbuka.

“Sekarang tersedia banyak platform digital, misalnya aplikasi Kitabisa.com. Syukur kegiatan ini beroleh dukungan para pemengaruh. Banyak pesohor dan masyarakat umum tergugah peduli dan bersedia berbagi,” ujar Nezar.(dd)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU