9 August 2026
HomeBeritaOlahragaThe Hub Indonesia Hadirkan Kejuaraan Berkuda Mandiri Merdeka Master Tahun Ketiga

The Hub Indonesia Hadirkan Kejuaraan Berkuda Mandiri Merdeka Master Tahun Ketiga

Mandiri Merdeka Master 2026

SHNet, BEKASI – The Hub Indonesia kembali menggelar Kejuaraan Berkuda Merdeka Master 2026. Perhelatan berkuda terbesar di Indonesia yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ketiga kalinya setelah 2025 dan 2024 lalu.

Pada edisi 2026, ajang bergengsi ini hadir dengan tajuk ‘Mandiri Merdeka Master 2026’ berkat dukungan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai title sponsor. Kompetisi berlangsung di The Hub Indonesia, Jl. Alternatif Cibubur, Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 6–16 Agustus 2026, dengan mempertandingkan dua disiplin berkuda, yaitu show jumping dan dressage.

Penyelenggaraan Mandiri Merdeka Master 2026 merupakan hasil kolaborasi antara The Hub Indonesia dengan Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi). Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan kompetisi berkuda berstandar nasional sekaligus mendukung pembinaan atlet dan perkembangan olahraga berkuda di Indonesia.

Memasuki penyelenggaraan ketiganya, Merdeka Master terus memperkuat posisinya sebagai kompetisi berkuda terbesar di Indonesia, ditinjau dari jumlah peserta, total hadiah yang diperebutkan, serta durasi penyelenggaraan. Konsistensi tersebut menjadikan Merdeka Master sebagai salah satu ajang yang paling dinantikan oleh atlet, pemilik kuda, pelatih, dan komunitas equestrian dari berbagai daerah di Indonesia.

Rangkaian pertandingan diawali dengan kompetisi show jumping pada 6–9 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan kompetisi dressage pada 14–16 Agustus 2026. Pada cabang show jumping, kompetisi diikuti oleh 268 atlet berkuda dari berbagai daerah di Indonesia dengan total sekitar 1.250 entries yang bertanding dalam berbagai kelas.

Sementara itu, cabang dressage diproyeksikan menghadirkan sekitar 400 entries. Secara keseluruhan, Mandiri Merdeka Master 2026 diperkirakan menghadirkan sekitar 1.650 entries, menjadikannya sebagai salah satu penyelenggaraan kompetisi berkuda terbesar yang pernah digelar di Indonesia.

Selain menghadirkan persaingan di berbagai kelas, Mandiri Merdeka Master 2026 juga kembali menawarkan total hadiah yang bergengsi. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah hadiah utama berupa satu unit mobil pada kelas Show Jumping 100 cm Open.

Drh. Ade Octaviani selaku dokter hewan berkuda dengan lisensi FEI (Federation Equestre Internationale) di Indonesia dan Jupri Mardi selaku Show Director usai memberikan keterangan kepada media, Jumat sore 7 Agustus 2026. (SHNet/Nonnie Rering).

Kehadiran hadiah tersebut menjadi salah satu daya tarik utama kompetisi sekaligus mencerminkan komitmen penyelenggara dalam memberikan apresiasi terbaik bagi para atlet berprestasi. Sebagai salah satu agenda utama dalam kalender olahraga berkuda nasional, Mandiri Merdeka Master 2026 tak hanya menjadi ajang kompetisi, tapi juga menjadi wadah pembinaan atlet serta pengembangan olahraga berkuda di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan yang konsisten setiap tahun, ajang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi nasional sekaligus memperkuat ekosistem equestrian Indonesia. The Hub Indonesia sebagai lokasi penyelenggaraan menyediakan arena pertandingan dan fasilitas pendukung yang memenuhi standar kompetisi nasional untuk disiplin show jumping maupun dressage.

Fasilitas tersebut mendukung penyelenggaraan pertandingan yang aman, profesional, dan kompetitif, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi atlet, ofisial, maupun penonton. Diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Mandiri Merdeka Master 2026 menjadi simbol semangat sportivitas, prestasi, dan kebersamaan.

Dengan skala penyelenggaraan yang terus berkembang dari tahun ke tahun, ajang ini diharapkan dapat terus menjadi tolok ukur kompetisi berkuda nasional serta mendorong lahirnya atlet-atlet Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat internasional.

Menurut Jupri Mardi selaku Show Director, meski tetap sebagai kejuaraan terbesar dari sisi peserta dan hadiah, peserta tahun ini agak berkurang dibanding tahun lalu yang mencapai 1.750 entries.

“Tahun ini memang mengalami penurunan dari sisi peserta, disebabkan banyak sekali kejuaraan berkuda baik di Jakarta sampai di daerah lain yang digelar tahun ini membuat para atlet harus benar-benar membagi waktu. Tapi, hadiah 1 unit mobil tetap sama dengan tahun lalu,” jelas Jupri kepada media, Jumat sore, 7 Agustus 2026.

Saat temu media, Jupri didampingi Drh. Ade Octaviani selaku dokter hewan berkuda dengan lisensi FEI (Federation Equestre Internationale) di Indonesia. Drh Ade menuturkan kalau ajang ini jadi kesempatan untuk memberi pengetahuan kalau olahraga berkuda ini berbeda dengan olahraga yang lain.

“Berkuda ini olahraga dua nyawa. Kita tak bisa memaksakan semua berjalan mulus. Terpenting kita harus utamakan keselamatan atlet dan juga kudanya,” jelas Drh Ade. Menutup obrolan dengan media, baik Jupri maupun Ade sama-sama mengucapkan terima kasih kepada para sponsor hingga terlaksananya Kejuaraan berkuda terbesar ini.  (Non)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU