20 April 2026
HomeBeritaTiga Pegolf Mimpin, Syukrizal Pegolf Lokal Dengan Hasil Terbaik Hari Kedua

Tiga Pegolf Mimpin, Syukrizal Pegolf Lokal Dengan Hasil Terbaik Hari Kedua

BNI Ciputra Golfpreneur Tournament ADT 2022

SHNet, SERPONG– Indonesia begitu terkenal dengan cuaca panasnya yang sangat menyengat. Itu pun yang dirasakan sejumlah pegolf tangguh di hari kedua pertandingan BNI Ciputra Golfpreneur Tournament ADT 2022 di Damai Indah Golf, BSD Course, Serpong, Banteng, Kamis (25/8/2022).

Tapi, semangat juang tinggi membuat cuaca panas itu tak sedikit pun menyurutkan semangat para pegolf. Rivalitas justru semakin membara. Posisi puncak leaderboardsementara diisi tiga pegolf.

Chonlatit Chuenboonngam (Thailand) yang saat ini merupakan pemain nomor satu Asian Development Tour, Llyody Jefferson Go (Filipina), dan Paul Sun (Malaysia) ties di posisi pertama dengan masing-masing mengumpulkan 132 pukulan atau 12 di bawah par.

Sam Gillis dari Amerika Serikat tertinggal satu pukulan menempati peringkat keempat. Posisi T5 ditempati oleh Cory Crawford, Suttijet Kooratanapisan, Kshitij Naveed Kaul, Koh Deng San, dan Clyde Mondilla yang sempat memimpin di hari pertama.

Enam pegolf lainnya menempati peringkat T10 dengan hasil 8 di bawar par. Mereka adalah Jack Murdoch, Chen Guxin, Suttepat Prateeptienchai, Chanat Sakulpolphaisan, dan Amir Naziin.

Chonlatit Chuenboonngam (Thailand) yang kini merupakan pemain nomor satu Asian Development Tour memimpin dengan dua pegolf lainnya. (Dok/PGI)

Total 56 pegolf lolos cut-off dan bisa melanjutkan pertandingan selama dua hari berikutnya, Jumat-Sabtu, 26-27 Agustus. Termasuk Syukrizal S. yang menjadi pegolf Indonesia dengan hasil terbaik.

Pegolf asal Aceh ini menempati peringkat T15, ties dengan Filip Lundell dari Swedia. Mereka masing-masing mencetak 137 pukulan atau 7 di bawah par.

“Saya sangat bersyukur bisa bermain bagus hari ini, membuat 4 under dan bisa lolos cut-off.Target saya sebelumnya hanya 2 under per harinya. Semoga saya bisa tetap bermain bagus hingga hari terakhir dan bisa menembus peringkat sepuluh besar,” kata Syukrizal. Pegolf asal Aceh ini juga lolos cut off pada minggu pertama bulan Agustus ini turnamen Asian Tour, Indonesia Open.

Menurut Syukrizal, kesulitan Damai Indah Golf – BSD Course adalah di bagian green-nya. “Kemiringan greendi lapangan ini cukup sulit. Untuk saya terutama di hole 9 dan 10 menjadi tantangan tersendiri,” jelas mantan pemain amatir tim nasional Indonesia ini. Pada pertandingan hari kedua dia membuat birdiedi hole 2,4,8, dan 18.

Selain Syukrizal ada tujuh pegolf professional Indonesia yang lolos cut-off, yaitu Kevin Akbar, George Gandranata, Benita Kasiadi, Naarajie Emerald Ramadhanputra, Fadhli Rahman Soetarso, Fahmi Reza, dan Rizchy Subakti.

Satu-satunya pegolf amatir yang lolos adalah Matthew Lambantouran. Pemain yang bisa lolos cut-offadalah yang maksimal mencetak 143 pukulan atu 1 di bawah par.  (non)

 

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU