SHNet, Jakarta– Akademi Televisi Indonesia (ATVI) yang akan bertransformasi menjadi Institut Media Digital Emtek atau IMDE, resmi membuka orientasi hari pertama untuk mahasiswa-mahasiswa baru, mulai dari program studi untuk D4 Produksi Media, D3 Komunikasi Massa sampai dengan program studi S1 Bisnis Digital, S1 Kajian Film, Televisi dan Media dan S1 Pertunjukan Seni. Orientasi hari pertama diadakan di Studio 6 Indosiar, Kompleks Emtek City Jakarta dan juga via zoom, Rabu (11/09/2024).
Ketua Panitia Orientasi Mahasiswa Baru, Adrian Ingratubun mengatakan, orientasi 2024-2025 ini mengusung tema “Gapura Emtek Kana”. Filosofi dari nama Gapura itu sendiri bagaikan sebuah pintu masuk bagi mahasiswa baru untuk menjadi bagian dari keluarga Emtek Education.
Adrian Ingratubun yang juga dosen ATVI-IMDE dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu ATVI menjelaskan, pada hari pertama ini bertujuan untuk pengenalan mahasiswa terhadap eksistensi dalam pendidikan institut media digital, karena ATVI sekarang ini telah bertransformasi menjadi Institut Media Digital EMTEK (IMDE).
Selain itu tujuan orientasi ini adalah untuk mengenalkan mahasiswa juga pada atmosfer lingkungan perkuliahan mereka nantinya mengenai bagaimana pendidikan disini sangat erat dengan dunia usaha dan industri sekarang ini.
Adapun sesuatu yang unik dari orientasi pertama kali, kami membagi mahasiswa ke dalam kelompok yang berbeda-beda secara acak bertujuan antara lain untuk membangun jiwa kepemimpinan mereka, melihat sampai sejauh mana kreativitas tingkat adaptif mereka terhadap lingkungan kampus ini dan membangun kolaborasi serta jiwa kompetitif mereka. “Selain itu kami juga berharap dengan pembentukan kelompok-kelompok ini pun dapat membangun chemistry diantara mereka, “ ujarnya .

Pembekalan dan Permainan Game
Orientasi pertama ini sendiri diisi oleh sejumlah aktivitas mulai dari ice breaking kelompok-kelompok mahasiswa, pemberian materi dari para dosen ATVI-IMDE untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa baru terkait berbagai hal penting.
Kaprodi D-3 Komunikasi Massa, Erwin Mulyadi, saat memberi materi tentang media digital mengatakan, saat ini meski media terus berganti karena perkembangan jaman, konten media tetap diperlukan. Sayangnya karena kemudahan di era web 2.0 ini membuat siapa saja bisa membuat dan mengunggah konten yang tidak bermutu.
“Di sinilah tantangan kampus media seperti IMDE utk membuat mahasiswa nya mampu membuat konten berkualitas berdasar kekuatan visual yg baik, dan memiliki literasi digital yang baik untuk bisa memenangkan kompetisi di era digital media,” kata Erwin.
Yuliana Tasno-selaku Direktur Utama PSIM Jogja Football Club menjelaskan pentingnya kreativitas maahsiswa dalam meraih impian. Dia juga mengadakan beberapa Games menarik. Mahasiswa pun larut dalam kegiatan yang mengasyikan.
Acara dilanjutkan dengan materi literasi media dan jurnalisme yang dibawakan oleh dosen ATVI-IMDE, Sisca T.Gurning sambil berinteraksi dengan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang menunjukkan kepedulian pada literasi dan aktif memberikan respons.
Masih terkiat pembekalan, setelah diseling game acara dlanjutkan dengan pemberian materi tentang literasi terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual), yang disampaikan Ketua Satgas PPKS ATVI-IMDE, Suradi yang juga dosen ATVI-IMDE dengan cara yang menarik.
Sementara itu salah satu mahasiswa baru ketika ditanya mengenai alasan mereka, mengapa memilih ATVI-IMDE untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi mengatakan, “Aku memilih ATVI-IMDE ini sebagai tempat berkuliah karena melihat ATVI ini memiliki banyak channel untuk mendukung kita nanti kedepannya dalam dunia perindustrian media mulai dari dunia pertelevisian hingga perfilman,” ujar Sabita Zahran dari prodi D3 Komunikasi Massa. (Jihan)

