20 May 2026
HomeBeritaKesraIngin Menaikan Penjualan? Simak Tips “Growth Hacking” Berikut Ini

Ingin Menaikan Penjualan? Simak Tips “Growth Hacking” Berikut Ini

SHNet, Makassar — Banyak cara menaikkan jumlah pelanggan, meningkatkan penjualan, maupun memperluas pangsa pasar. Cara tersebut bisa dilakukan dengan biaya murah atau rendah. Salah satu metodenya adalah dengan memanfaatkan platform media sosial.

Demikian yang menjadi pembahasan dalam webinar bertema “Memahami Growth Hacking: Strategi Marketing Kembangkan Brand dengan Pesat”, di Makassar, Sulawesi Selatan, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni praktisi media di Makassar Karmila; dosen Ilmu Komunikasi Universitas Astini Kumalasari; dan Direktur Utama PT Radio Panca Pesona Jaya Joko Suryono.

Growth hacking, oleh Astini Kumalasari, didefinisikan sebagai metode untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan atau sebuah merek dalam waktu yang singkat. Metode ini dibutuhkan untuk menurunkan biaya operasional perusahaan dan di saat bersamaan bisa menaikkan retensi konsumen. Intinya, growth hacking terletak pada efisiensi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan optimal.

Beberapa komponen penting dalam growth hacking, lanjut Astini, adalah pemasaran lewat e-mail; search engine optimization (SEO); manajemen produk; konten; landing page optimization; dan kreativitas. Adapun implementasi growth hacking dilakukan dengan, di antaranya, taktik referall atau memberikan insentif bagi pengguna yang berhasil merekomendasikan produk atau merek ke pengguna lain.

Cara lainnya adalah dengan berkolaborasi atau bekerja sama dengan merek lain yang sudah berdiri mapan.

“Ada pula yang menggunakan jasa influencer atau figur publik lewat media sosial atau memasang logo para klien yang pernah diajak bekerja sama. Metode ini disebut sebagai social proof atau social influence,” kata Astini.

Karmila menambahkan, strategi growth hacking merupakan alternatif pemasaran produk atau merek yang tidak mainstream. Strategi ini, apabila dilakukan di media sosial, bisa menaikkan jumlah pengikut (follower) atau bisa menambah jumlah unduhan di perangkat digital. Selain itu, strategi ini diharapkan dapat menaikkan jumlah pengunjung ke web sebuah produk atau merek.

Strategi growth hacking bukan solusi atau keajaiban. Namun, bagaimana kita mampu menerapkan semua strategi bisnis yang diketahui demi mendapat hasil terbaik. Intinya, harus terus mencoba untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujar Karmila.

Sementara itu, Joko Suryono menjelaskan, strategi untuk menaikkan penjualan bisa juga dilakukan dengan cara yang disebut marketing funnel, yaitu bentuk visualisasi dari seluruh proses atau tahapan perjalanan pelanggan yang menggambarkan proses penjualan dari awal hingga akhir. Ini dimulai dari seseorang yang pertama kali mengenal sebuah merek, menimbang, membeli, menilai produk, hingga konsisten menjadi pelanggan.

“Namun, penting dicatat bahwa tidak ada satu versi marketing funnel yang paten disepakati. Ada perusahaan yang memiliki banyak tahapan sementara yang lain hanya sedikit. Maka, secara otomatis, konsep dan strateginya akan berbeda-beda untuk setiap entitas bisnis,” ucap Joko.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif. Kegiatan ini khususnya ditujukan bagi para komunitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan Komunitas Cerdas, tetapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet secara positif, kritis, dan kreatif di era industri 4.0. (Stevani Elisabeth)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU