SHNet, Jakarta – Rumah Sakit Jantung Jakarta bersama dengan PT. Kardia
Indonesia sukses menggelar workshop bertajuk “Future Healthcare Outlook: Adaptasi Industri Kesehatan dalam Menghadapi Tantangan Global melalui Pendekatan Lean Management, yang dihadiri oleh 310 peserta dari berbagai kalangan, termasuk tenaga kesehatan, direksi, pemilik dan manajemen rumah sakit serta para praktisi industri kesehatan.
Acara ini berlangsung pada hari Jumat dan Sabtu, 6-7 September 2024 di Pullman Hotel & Resort – Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
Workshop ini dibuat dengan tujuan memperkenalkan konsep lean management terutama untuk
meningkatkan kualitas pelayanan dan patient safety, efisiensi melalui eliminasi pemborosan dalam memenuhi kebutuhan pasien.
Workshop ini menghadirkan sejumlah pembicara ahli di bidang lean management, praktisi rumah sakit, dan juga asuransi layanan kesehatan, yang membagikan praktik terbaik dalam penerapan lean management di lingkungan rumah sakit. Fokus utama dari
acara ini adalah cara mengoptimalkan proses pelayanan kesehatan tanpa mengurangi kualitas perawatan yang diberikan kepada pasien.
Direktur Pemasaran BRI Life, Sutadi menyatakan, “Kami sangat bersemangat melihat antusiasme peserta dalam mendalami lean management. Kami percaya, melalui penerapan strategi ini, rumah sakit dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memastikan pengalaman pasien yang lebih baik.”
Acara ini mendapat tanggapan positif dari para peserta, yang menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dan dapat diaplikasikan secara langsung dalam operasional rumah sakit mereka, ujar dr. Idrus Dilawar, MARS dari RS Jantung Tasikmalaya.
Dr.dr. Fathema Djan Rachmat Sp.B, Sp.BTKV (K).,MPH selaku Presiden Komisaris dari PT. Kardia Indonesia dan Key Notes Speaker dalam acara Workshop Lean Management 2024 yang berlangsung di Pullman Hotel tanggal 6-7 September 2024 ini menyatakan, perlu mengimplementasikan segera lean management untuk mengendalikan biaya pelayanan bila dinilai tidak terkontrol, agar dapat menurunkan inflasi biaya kesehatan yang meroket dan akan mewarnai outlook healthcare 2025.
Dengan suksesnya acara ini, Rumah Sakit Jantung Jakarta dan PT. Kardia Indonesia berharap dapat terus menjadi pelopor dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui pendekatan lean manajement yang inovatif. (Stevani Elisabeth)

