17 July 2024
HomeBeritaDiberitahu Ada Produk-produk Lokal Terafiliasi Israel, Pengamat Konflik Timur Tengah Ini Kaget

Diberitahu Ada Produk-produk Lokal Terafiliasi Israel, Pengamat Konflik Timur Tengah Ini Kaget

SHNet, Jakarta-Saat diberitahu bahwa ada produk-produk lokal yang terafiliasi dengan Israel, Pengamat Konflik Timur Tengah dan Diplomasi Indonesia yang juga akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Masyrofah merasa kaget. Karenanya, dia lantas meminta agar masyarakat lebih selektif lagi dan mencari tahu lebih jauh mengenai produk-produk lokal mana saja yang memiliki afiliasi dengan Israel tersebut.

Seperti diketahui, perusahaan-perusahaan yang terafiliasi Israel itu masuk ke perusahaan-perusahaan lokal melalui saham publik.  “Itu kan sama saja perusahaan-perusahaan lokal itu juga ikut menyumbangkan dana-dana mereka ke Israel,” ujarnya.

Karenanya, dia meminta agar perusahaan-perusahaan lokal yang memang terafiliasi dengan Israel itu dibuka saja ke publik.  “Keterbukaan ke publik  ini penting karena publik juga harus mengetahuinya,” ucapnya.

Dia juga meminta masyarakat agar juga meriset lebih jauh perusahaan-perusahaan lokal yang terafiliasi dengan Isarel itu melalui kepemilikan saham publik mereka. “Media juga harus ikut terus mengedukasi dan mensosialisasikan hal ini, sehingga masyarakat itu terbuka informasinya dan mereka bisa dengan mudah mendapatkan akses,” tukasnya.

Melihat fenomena ini, dia menyarankan kepada masyarakat agar lebih teliti lagi melihat produk-produk lokal mana saja yang terafiliasi dengan Israel dan mana yang tidak. “Melihat fenomena ini, kedepannya kita harus lebih teliti dan jeli terhadap hal ini. Artinya, produk-produk ini juga harus kita tracing lagi, kita telusuri dan juga diklarifikasi dan dijelaskan kepada publik dan publik biar tahu,” tandasnya.

Yang jelas, katanya, masyarakat harus teredukasi secara detail mengenai adanya perusahaan-perusahaan lokal yang terafiliasi dengan Israel ini.  “Untuk itu perlu ada kerjasama dari semua kalangan untuk sama-sama mensosialisasikan hal ini,” katanya.

Sebelumnya, aktivis pro-Palestina Aresdi Mahdi mengutarakan bahwa tidak semua perusahaan lokal itu terbebas dari afiliasi dengan Israel. Karenanya, dia meminta masyarakat untuk melakukan cross check terhadap semua perusahaan lokal utamanya yang sudah go public untuk mengetahui apakah mereka terafilasi dengan Israel atau tidak.

“Bahwa perusahaan lokal itu didirikan di lokal benar. Tapi semua perbedaharaan dari perusahaan lokal itu perlu dilakukan cross check lagi, apakah mereka terafiliasi dengan Israel atau tidak,” ujarnya.

Begitu juga jika barangnya itu dibeli dari perusahaan-perusahaan yang berasal dari negara pendukung Israel, meskipun menjadi perusahaan lokal, menurut Ares, perusahaan lokal itu tetap harus membayar royalti. “Royalty itulah yang kemudian mengalir ke Israel,” ucapnya.

Mengenai sejauh mana afiliasi perusahaan-perusahaan lokal itu terhadap Israel, dia menyebut besarnya bervariasi di setiap perusahaan.

“Ini memang belum terbuka selama ini di masyarakat karena tidak semua orang memahami mengenai perusahaan go public ini dan bagaimana aliran dananya,” tutur Ares.

Dalam akun sosial medianya di TikTok dan Instagram, Ares membeberkan beberapa perusahaan lokal yang terafiliasi dengan Israel. Di antaranya adalah Indofood, Mayora, Garuda Food, Gudang Garam, dan Kopi Kenanga.

Disebutkan, investor yang terafiliasi Israel yang masuk melalui saham public di Indofood adalah First Pacific Company Limited (50,07 %), The Vanguard Group Inc (1,982 %), FIL Investment International (0,6772 %), FIL Investment Management (Singapore) Ltd (0,582 %), Geode Capital Management LLC (0,350 %), dan Artemis Investment Management LLP (0,1654 %).

Sedang investor yang terafiliasi dengan Israel di Garuda Food adalah Hormel Foods corporation (30,17 %) dan MP Evans Group PLC (0,9008 %).

Kemudian, investor terafiliasi Israel yang masuk menjadi pemegang saham di Sido Muncul adalah The Vanguard Group Inc (0,137 %), Norges Bank Investment Management (0,5050 %), FIL Investment Management  (Singapore) Ltd (0,3693 %), First Sentier Investors (UK) IM Ltd (0,3603 %), dan Morgan Stanley Investment Management (0,3271 %).

Lalu, di Mayora, sejumlah investor terafiliasi Israel yang menjadi pemegang sahamnya adalah Norges Bank Investment Management (1,209 %), The Vanguard Group Inc (0,5653 %), RBC Global Asset Management (Asia) Ltd (0,5479 %), FIL Investment Management (Singapore) Ltd (0,1917 %), dan Baring Asset Management (Asia) Ltd (0,1862 %).

Sementara, investor terafiliasi Israel di Gudang Garam adalah The Vanguard Group Inc (0,904 %), Centerstone Investors LLC (0,0692 %), dan Black Rock Investment Management (UK) Ltd (0,0209 %).

Di Kalbe, investor-investor yang terafiliasi Israel adalah RBC Global Management (UK) Ltd (2,199 %), First Sentier (Hong Kong) Ltd (1,659 %), dan The Vanguard Group Inc (1,514 %).

Adapun investor terafiliasi Israel yang menjadi pemegang saham di Kopi Kenangan adalah Sofina, Verlinvest, Peak XV Partners. (bcl)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU