6 May 2026
HomeBeritaNasdem Depok Dukung Rencana Walikota Siapkan Sekolah Swasta Gratis Bagi Siswa Miskin 

Nasdem Depok Dukung Rencana Walikota Siapkan Sekolah Swasta Gratis Bagi Siswa Miskin 

DEPOK – Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kota Depok menyambut baik rencana Pemerintah Kota Depok yang disampaikan oleh Walikota untuk membantu siswa miskin agar tetap Sekolah di sekolah swasta. Demikian siaran pers H Samsul Ma’arip S.Pd.I,M.M Ketua DPD Partai Nasdem Kota Depok kepada pers di Depok Rabu (18/6/2026)

Terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025 tidak semua siswa miskin di terima di sekolah Negeri karena keterbatasan Sekolah maka solusinya adalah sekolah swasta gratis bagi siswa dari keluarga tidak mampu atau miskin.

“Tentu Partai Nasdem Kota Depok menyambut baik ya, upaya Walikota Depok untuk membantu siswa miskin agar tetap bisa sekolah sekalipun di swasta,” ujar Samsul Ma’arip.

Bagi Partai Nasdem kota Depok yang terpenting adalah bagaimana siswa miskin ini tetap bisa sekolah walaupun bukan di sekolah Negeri tapi Sekolah Swasta.

“Karena bagi masyarakat tidak mampu bukan masalah sekolah di negeri tapi lebih yang penting bisa sekolah,” jelas Samsul Ma’arip.

Menurut anggota Komisi D DPRD Kota Depok ini, ia akan berjuang keras melalui komisinya supaya Pemerintah Kota Depok bisa maksimal membantu siswa dari keluarga tidak mampu

“Kami tentu akan berjuang keras agar solusi dari Walikota Depok ini bisa maksimal dalam memberikan bantuan,” katanya.

Di tempat terpisah Roy Pangharapan selaku Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Depok menambahkan agar bukan siswa miskin saja yang dibantu tapi juga siswa dari keluarga hampir miskin.

“Kami berharap agar siswa dari keluarga hampir miskin yang karena keadaan terpaksa sekolah swasta,juga bisa dibantu pembiayaan sekolahnya,” ujar Roy Pangharapan.

Menurut Roy Pangharapan yang juga ketua DKR (Dewan Kesehatan Rakyat) Kota Depok ini, banyak masyarakat yang tidak miskin tapi hampir miskin yang layak juga dibantu.

“Orang-orang seperti ini biasanya tidak mempunyai dokumen kemiskinan atau tidak terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS. Padahal begitu ada masalah bisa jatuh miskin. Nah keluarga seperti ini layak dibantu,” kata Roy.(den)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU