22 May 2022
HomeBeritaInternasionalPeduliLindungi Dapat Dimanfaatkan di Uni Eropa

PeduliLindungi Dapat Dimanfaatkan di Uni Eropa

SHNet, Brussel-Uni Eropa telah mengesahkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di wilayahnya mulai tanggal 11 Mei 2022. Pengesahan ini dilakukan melalui implementing decision yang memuat pengakuan kesetaraan atas sertifikat yang dikeluarkan oleh Indonesia. Demikian rilis yang diterima SHNet dari KBRI Belgia, Kamis (12/5/2022)

Melalui pemberlakuan penyetaraan ini, maka QR code yang ada di aplikasi PeduliLindungi dapat terbaca di 27 negara anggota Uni Eropa. Dengan demikian, warga Indonesia yang akan melancong ke Uni Eropa tidak perlu lagi mendaftarkan QR Codenya secara terpisah. Dengan saling pengakuan ini, maka QR Code dalam sistem Uni Eropa juga dapat terbaca di Indonesia.

Pengesahan ini menandakan pengakuan Uni Eropa atas efektifitas sistem sertifikat vaksin Indonesia. Dalam upaya interoperabilitas ini, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan telah melalui proses yang cukup panjang dengan  EU Digital Covid Certificate Committee yang bersama-sama mengawal penyetaraan teknis serta aspek legalitasnya.

Dubes RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa Dubes Andri Hadi menyampaikan bahwa saling pengakuan ini merupakan bentuk nyata penguatan kerja sama UE – Indonesia dan memperlihatkan pentingnya posisi Indonesia bagi UE. Ia menambahkan bahwa “saling pengakuan sertifikat vaksinasi diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan  minat wisatawan Eropa yang akan berkunjung ke Indonesia di musim liburan mendatang”.

Saat ini, sebagian besar negara Eropa telah melakukan relaksasi secara bertahap. Namun demikian, sistem sertifikat vaksin tetap menjadi alat penting untuk mendukung mobilitas di wilayah Uni Eropa. Hal ini juga ditekankan oleh oleh Commissioner for Justice Uni Eropa, Didier Reynders. Lebih lanjut, Komisioner Reynders menyampaikan bahwa Indonesia telah tergabung dalam sistem EU Digital Covid Certificate yang terhubung dengan 40 negara lainnya serta tentunya 27 negara anggota Uni Eropa. Ia menambahkan “hal ini merupakan momentum penting menjelang liburan musim panas yang akan datang”.

Sejak November 2021, Indonesia sendiri telah masuk dalam white list Uni Eropa yang berarti bahwa warga Indonesia dapat melakukan perjalanan ke Uni Eropa. Sistem saling pengakuan ini diharapkan dapat semakin mempermudah perjalanan warga negara Indonesia yang berkunjung ke Uni Eropa dan sebaliknya warga Uni Eropa yang bepergian ke Indonesia.(sur)

 

 

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU