7 July 2022
HomeBeritaKesraPeningkatan Mutu Pendidikan Harus Berkesinambungan

Peningkatan Mutu Pendidikan Harus Berkesinambungan

SHNet, Jakarta-Peningkatan mutu pendidikan akan terwujud dengan perbaikan mutu secara berkesinambungan melalui Perencanaan berdasarkan Rapor Pendidikan, yang merupakan laporan hasil evaluasi layanan pendidikan sebagai penyempurnaan rapor mutu sebelumnya.

Demikian pemaparan plt. Kabiro Perencanaan, Kemdibudristekdikti Ir.Fathurahman,M.E.,Ph.D, dalam Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Prodi Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, pada Sabtu (21/05/2022) . Selanjutnya dipaparkan bahwa kemdikbudristek telah meluncurkan berbagai kebijakan Merdeka Belajar di bidang pendidikan utnuk meningkatkan mutu pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Merdeka Belajar juga bertujuan untuk mentransformasi layanan pendidikan yang berdampak pada kualitas hasil belajar dan pemerataannya. Pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia dapat dicapai salah satunya melalui perbaikan pembelanjaan anggaran yang efektif dan akuntabel.

Sebagai pembuka Kaprodi Administrasi Pendidikan UPI, Dr.Diding Nurdin, M.Pd mengapresiasi kegiatan Webinar dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh Panitia Webinar. Selanjutnya menyatakan bahwa Perencanaan Pendidikan merupakan jembatan yang menghubungkan berbagai aspek kegiatan pendidikan dalam meraih mutu pendidikan di Indonesia.

Perencanaan merupakan tahapan awal dalam mendorong penyelenggaraan pendidikan yag bermutu, imbuh salah dosen matakuliah Perencanaan Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Dr.Taufani, M.Si. Kegiatan yang biasanya dilakukan kunjungan langsung ke Bappenas dan Kemdikbudristek ini, sejak pandemi dilakukan secara virtual.

Selanjutnya Keynote Speaker. diisampaikan oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof.Dr. M. Solehuddin, M.Pd.,M.A yang juga selama 10 tahun berpengalaman menjadi konsultan perencanaan pendidikan di Jakarta. Perencanaan pendidikan dalam perkembangannya sekarang makin parsipatoris, fleksibel, makin dinamis dan makin kompleks seiring dengan perubahan yang terjadi  sehingga  dalam melakukan perencanaan tidak hanya fokus di satu hal saja namun harus berbagai aspek, berbagai perubahan, berbagai dinamika mesti dipertimbangkan  sehingga perencanaan yang dilakukan betul-betul bersifat komprehensif.

Webinar diawali dengan pemateri Direktur Pendidikan Tinggi dan IPTEK, Kementerian PPN/Bappenas memaparkan bahwa bicara tentang pendidikan bukanlah merupakan hal yang sederhana, melainkan suatu kegiatan dinamis dan penuh dengan berbagai tantangan. Mengapa? Karena pendidikan selalu berubah mengikuti dengan perubahan jaman itu sendiri. Oleh karenanya, di dalam pendidikan, diperlukan upaya perbaikan serta peningkatan mutu yang harus sejalan dengan semakin tingginya kebutuhan serta tuntutan kehidupan masyarakat.

Prodi Administrasi dan Manajemen Pendidikan jumlahnya terus mengalami kenaikan. Prodi ini memiliki peluang besar dalam penguatan peran strategisnya dalam meningkatkan mutu pendidikan, antara lain  memutakhirkan kurikulum yang berorientasi baru di era Revolusi Industri 4.4 dan Society 5.0, mengkombinasikan tatacara literasi lama (membaca, menulis dan matematika) bersama literasi baru (teknologi, data dan manusia) sebagai modal dasar untuk berkiprah di masyarakat.

Dr. Firman Oktora, S.Si, M.Pd., M.Kom, kepala cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat kemudian mengupas bagaimana perencanaan pendidikan terutama di Jawa Barat dalam rangka menjamin mutu, harus terus melakukan inovasi, dan meningkatkan kualitas SDM, yang tidak hanya tersertifikasi, namun memiliki kemampuan yang baik serta mampu berkolaborasi.

Rita Hastuti Kepala SMAN 8 Jakarta (kanan) narasumber Webinar Nasional, memaparkan bagaimana menyusun perencanaan pendidikan berbasis rapor pendidikan.

Harus Berdasar Data

Dikuatkan oleh  Rita Hastuti, M.Pd, Kepala SMA N 8 Jakarta sebagai praktisi di lembaga sekolah menggambarkan bagaimana perencanaan pendidikan tentunya harus berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan, diantaranya melalui Rapor Pendidikan. Rapor Pendidikan ini bagi penyelenggara pendidikan bermanfaat dalam mengidentifikasi masalah pendidikan, mendalami hasil identifikasi, menemukan akar masalah dan merumuskan langkah perbaikan.  Dengan membaca data pada tampilan rapor pendidikan, melihat input, proses dan output nya, maka Kepala  Sekolah, dapat menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah, Rencana Kerja Tahunan hingga Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah yang sesuai dengan kebutuhan.

Para Moderator webinar Karyat Heryana, M.Pd dan Feridarnalis, S.Sos, keduanya  adalah mahasiswa pasca sarjana prodi Administrasi Pendidikan sangat piawai mengulik dan mendalami materi para narasumber, sehingga acara yang dihadiri lebih dari 600 peserta dari dan kali ini webinar dihadiri oleh para mahasiswa juga praktisi dan peminat pendidikan di seluruh Indonesia terlihat antusias bertanya kepada para Nara sumber. Terlebih lagi doorprize buku karya nara sumber juga menjadi penambah semangat para peserta webinar.

Webinar yang dipandu Wilin Murtanti, M.Pd Kepala SMAN 34 Jakarta diakhiri dengan closing statemen ketua panitia, Cece Sutia bahwa webinar seperti ini sangat diperlukan bagi dunia dunia pendidikan, dan tentu akan dilanjutkan dengan webinar-webinar yang lainnya.(sur)

 

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU