İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

22 February 2024
HomeBeritaPolda Metro Jaya Tetapkan Ketua KPK Firli Bahuri Sebagai Tersangka Kasus Pemeras...

Polda Metro Jaya Tetapkan Ketua KPK Firli Bahuri Sebagai Tersangka Kasus Pemeras SYL

SHNet, Jakarta – Polda Metro Jaya tetapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Menetapkan Firli Bahuri selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/11/2023).

Kasus dugaan pemerasan yang diduga dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri berawal dengan adanya pengaduan masyarakat ke Polda Metro Jaya, pada 12 Agustus 2023 lalu. Aduan dimaksud terkait dugaan yang dilakukan pimpinan KPK dalam perkara korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021.

Setelah melewati serangkaian penyelidikan pada kasus ini, pada 6 Oktober 2023, polisi menaikkan status menjadi penyidikan. Sebanyak 91 saksi yang diperiksa penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.

Dalam menangani kasus ini, Polda Metro Jaya menyelidiki pertemuan Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo di lapangan bulutangkis kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Seperti diketahui, foto momen pertemuan Firli Bahuri dengan Syahrul Yasin Limpo beredar luas di dunia maya. Firli sendiri mengaku bertemu dengan Syahrul sebelum KPK memulai penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Menurut Firli, pertemuan dirinya dengan  Syahrul Yasin Limpo,  pada 2 Maret 2022, di tempat terbuka dan disaksikan banyak orang.

Kata Firli, sedangkan dugaan korupsi di Kementan baru naik ke tahap penyelidikan, sekitar Januari 2023. “Maka dalam waktu tersebut (2 Maret 2022), status saudara Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana, ataupun pihak yang berperkara di KPK,” ujar Firli. 

Ketua KPK itu  juga membantah tudingan pemerasan dan penerimaan uang dalam jumlah miliaran rupiah dari Syahrul Yasin Limpo. Persoalan dugaan pemerasan yang saat ini mengarah ke pimpinan KPK menurut Firli merupakan bentuk serangan balik para koruptor.

“Sangat mungkin saat ini para koruptor bersatu melakukan serangan, apa yang kita kenal dengan istilah when the corruptor strike back,” ujarnya. (mayhan)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU