15 July 2024
HomeBeritaPrihatin Banyak PHK di Perusahaan Terkena Boikot, Ketua MUI Minta Pemerintah...

Prihatin Banyak PHK di Perusahaan Terkena Boikot, Ketua MUI Minta Pemerintah Buka Daftar Yang Benar-benar Terafiliasi Israel

SHNet, Jakarta-Majelis Ulama Indonesia meminta pemerintah mengeluarkan daftar nama-nama perusahaan yang benar-benar terafiliasi dengan Israel. Hal itu penting untuk menghindari lebih banyak lagi karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena adanya berita-berita terkait nama-nama perusahaan yang secara tidak resmi tersebar di masyarakat.

“MUI sendiri tidak pernah sama sekali menyebutkan nama-nama produk yang terafiliasi Israel dalam fatwa yang telah dikeluarkan. MUI hanya menyebutkan dalam fatwanya mengharamkan semua produk-produk yang terafiliasi Israel,” ujar  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim.

Karenanya, dia mendesak agar pemerintah segera mengeluarkan nama-nama produk yang benar-benar terafiliasi dengan Israel, termasuk juga produk-produk lokal yang mungkin saja ditunggangi oleh Israel melalui saham publik.

Dia menegaskan bahwa yang berhak mengeluarkan nama-nama produk terafiliasi Israel itu adalah pemerintah bukan MUI. “Produk-produk apa, perusahaan-perusahaan apa itu, kan bukan pekerjaannya MUI, tapi kerjanya pemerintah. Hal itu untuk menghindari bola liar terkait nama-namanya di masyarakat,” tukasnya.

Lanjutnya, pemerintah dari sejak MUI mengeluarkan fatwa haram menggunakan produk-produk Israel, seharusnya sudah menindaklanjuti dengan mengumumkan produk-produk apa yang dimaksud dalam fatwa MUI itu. “Pemerintah yang harus memutuskan produk-produk mana yang terafiliasi dan mana yang tidak dan bikin list-nya. Pemerintah yang seharusnya bekerja menindaklanjuti,” tandasnya.

Pokoknya, kata Sudarnoto, pemerintah yang bisa mengizinkan dan tidak mengizinkan. “Itu yang saya khawatirkan kalau masyarakat bingung dan tidak dilindungi, maka pasar itu akan rusak karena masyarakat mengambil tindakan sendiri,” ujarnya.

Ketua MUI Sudarnoto menyatakan kekecewaannya terhadap pemerintah yang tidak serius untuk mengklarifikasi produk-produk mana saja yang terafiliasi Israel atau tidak. “Saya agak kecewa juga kepada pemerintah yang tidak proaktif untuk memberikan perlindungan hak konsumen. Itu saya menyesalkan sekali seharusnya segera dibuatkan listnya,” tandasnya.

Katanya, situasi sekarang ini sudah ruwet dan akan semakin rusak jika tidak ada kejelasan dari pemerintah terkait nama-nama yang jelas dari produk-produk yang terafiliasi Israel dan mana yang tidak. “Masalah boikot  ini kalau tidak ditangani dengan serius, kasihan masyarakat kita itu. Kita di MUI juga setelah memikirkan saudara-saudara kita yang tidak tahu menahu hanya karena bekerja di perusahaan yang hanya disebut-sebut terafiliasi Israel, kemudian PHK dan nggak dapat uang lagi,” tuturnya.

Jadi, dia berharap ada respon yang positif  dan konstruktif segera dari pemerintah.  Karena, menurutnya, pasti ada implikasinya pasar menjadi kacau, kemudian masyarakat kehilangan pekerjaan dan sebagainya. “Pemerintah jangan berdiam diri saja. Khusus terkait dengan implikasi terhadap ekonomi pasar, pemerintah harus serius soal itu,” katanya. (cls)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU