SHNet, Jakarta– PT Malahayati Nusantara Raya menggelar halal bihalal dengan para nasabahnya, di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (1/04/2025).
“Tim Malahayati adakan halal bihalal untuk menyambung dan memperkuat tali silahturahmi dengan nasabah,” ujar CEO PT Malahayati Nusantara Raya, Ahmad Maulana yang akrab disapa Bang Ujay.
PT Malahayati Nusantara Raya merupakan perusahaan penyedia jasa konsultan keuangan khususnya membantu masyarakat yang terjerat pinjaman online (pinjol) dan perbankan.
Perusahaan yang berdiri sejak 2022, kini telah memiliki 18.000 nasabah yang tersebar di wilayah Mampang, Sukabumi, Bekasi, Meruya, Probolinggo, Surabaya, Yogyakarta dan Duren tiga Jakarta Selatan.
Masyarakat yang sudah terjerat di aplikasi pinjol, tentunya bingung untuk keluar dari jeratan tersebut. “Kami berupaya memutuskan mata rantai agar masyarakat bisa bebas atau keluar dari jeratan pinjol. Caranya, kami mendampingi nasabah terhadap teror maupun colector lapangan. Malahayati tidak pernah meninggalkan nasabahnya,” ungkap Arief Rochman, Kepala Cabang Malahayati Sukabumi, Surabaya dan Probolinggo.
Tidak hanya memutus mata rantai pinjol dengan nasabahnya, Malahayati juga membantu nasabah yang bermasalah dengan perbankan.
Arief berharap, ke depan tidak ada masyarakat yang terjerat pinjaman online. ” Saya berharap, ke depan, jangan ada masyarakat yang terjerat pinjaman online. Malahayati garda terdepan untuk memberantas aplikasi pinjaman online,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan perbedaan pinjol ilegal dan pinjol legal. “Pinjol legal, dia bisa blacklist nama kita di OJK. Sedangkan pinjol ilegal, dia menyebarkan data pribadi si peminjam dan tenornya cuma 7 hari. Kami antisipasi dengan cara mengamankan data nasabah,” tutup Arief. (Stevani Elisabeth)

