7 June 2026
HomeBeritaOlahragaTeam RS-Telkomsel 5G Hadapi Keseruan Day 1, El Mayka Pun Berujar, 'Seru...

Team RS-Telkomsel 5G Hadapi Keseruan Day 1, El Mayka Pun Berujar, ‘Seru Banget Pap’

SHNet, SEMARANG – Usai peluncuran The Legend Continues di Jakarta di awal pekan ini, perjuangan dimulai memasuki putaran kedua Kejurnas Sprint Rally 2026 di Sirkuit POJ City, Semarang, Sabtu 6 Juni 2026. saat pasangan pereli dan navigator, Rifat Sungkar dan putranya El Mayka Sungkar di bawah Team RS-Telkomsel 5G, bertarung seru di hari pertama Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2026 di Sirkuit POJ City, Semarang.

Rifat dan El Mayka tampil gigih dan memberikan hasil terbaik pada SS1 dan SS2 di hari pertama itu dengan finis pertama di grupnya. Mayka yang justru tampil paling menarik dengan sejumlah komentarnya sambil membaca pacenote. “Wah kereeen, seru bangat Pap,” tutur Mayka. Sesekali ia minta maaf kepada ayahnya karena melakukan sedikit kesalahan.

Tapi, itu semua tak mempengaruhi hasil di hari pertama. Bahkan di jelang akhir SS 2, Saat mobil menikung dengan tajamnya, begitu kocak Mayka masih sempat melambaikan tangan sambil mengatakan ‘Da da da da Mama, Oma’.

Saat ditanya mengapa ia sibuk melambaikan tangan kepada mama dan Omanya, Mayka hanya menjawab enteng, “Kan itu udah mau finis, jadi sudah tak ada beban lagi, lebih santai, dan toh kita finis pertama,” ucap putra sulung Rifat Sungkar dan Sissy Prescillia yang makin siap hadapi hari kedua yang berisi SS 3 dan 4 pada Minggu 7 Juni 2026 dengan sangat percaya diri.

Ayah-anak ini memang punya kenangan manis di lintasan sepanjang 4,6 km itu. Pada Kejurnas Sprint Rally 2025, Rifat dan Mayka tampil dominan dan meraih kemenangan. Namun musim ini, target yang dibawa tidak semata-mata mengejar podium, melainkan melanjutkan proses pembelajaran yang menjadi inti dari program The Legend Continues.

Sirkuit POJ City yang menjadi arena Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026 memiliki karakter cepat dan mengalir dengan kombinasi tikungan beruntun yang menuntut akurasi tinggi dalam pembacaan lintasan serta komunikasi antara pereli dan navigator. Karakter ini menjadi arena ideal bagi Mayka untuk terus mengasah kemampuan dasarnya sebagai navigator muda.

Menurut Rifat Sungkar, perkembangan yang ditunjukkan Mayka dalam persiapan di Sirkuit POJ City menjadi salah satu pencapaian penting dalam proses pembinaannya. “Mayka menunjukkan perkembangan luar biasa. Saat ini dia sudah mulai dapat berorientasi dan membuat pace note sendiri.

Rifat dan El Mayka Sungkar saat melaju di SS pertama. (RFT).

Hal itu merupakan kemajuan yang signifikan. Dia menjadi lebih sensitif terhadap detail lintasan, lebih rajin mempelajari catatan, bahkan sering menulis ulang pace note di saat senggang. Saya melihat proses belajarnya berjalan ke arah yang tepat,” kata Rifat.

Pereli yang telah mengoleksi berbagai gelar nasional dan internasional tersebut juga menilai kemampuan analisis Mayka terus meningkat. Diskusi teknis mengenai tikungan, jarak, hingga karakter lintasan kini menjadi bagian rutin dari persiapan mereka menjelang perlombaan.

“Sekarang Mayka sudah lebih sering saya ajak berdiskusi mengenai tikungan, jarak, dan berbagai aspek teknis lainnya. Dari situ saya melihat tingkat akurasinya semakin baik. Untuk putaran ini, target utama kami adalah menambah jam terbang, meningkatkan kelancaran membaca pace note, dan memperkaya pengalaman kompetisi,” lanjutnya.

Pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026, Rifat dan Mayka akan turun di Kelas R3, salah satu kelas yang memiliki tingkat persaingan ketat dengan jumlah peserta yang cukup banyak. Bagi Rifat, situasi tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan aspek strategi balap kepada putranya.

“Saya ingin Mayka mulai memahami peta kompetisi yang ada di kelas kami. Mengenali kompetitor merupakan bagian penting karena nantinya akan berkaitan dengan strategi balap. Saya ingin dia belajar melihat kompetisi secara lebih luas, bukan hanya fokus pada mobil yang kami gunakan,” katanya.

Meski pernah meraih kemenangan di Sirkuit POJ City pada musim sebelumnya, Rifat menegaskan bahwa hasil akhir bukanlah ukuran utama dalam program The Legend Continues. “Saya tak menjadikan hasil lomba sebagai parameter utama sukses Mayka. Yang paling penting adalah bagaimana dia terus berkembang, membuka jaringan dengan pereli lain, belajar dari lingkungan kompetisi, serta menunjukkan konsistensi untuk menjalani musim balap secara penuh. Semua itu merupakan fondasi yang jauh lebih penting bagi masa depannya di dunia motorsport,” tegas Rifat.

Program The Legend Continues sendiri mendapatkan dukungan penuh dari Telkomsel melalui Telkomsel 5G yang selama ini konsisten berkontribusi terhadap pengembangan olahraga otomotif nasional dan pembinaan talenta muda Indonesia. Bagaimana hasil akhir putara kedua Kejurnas Sprint Rally 2026 ini? Kita tunggu aksi Rifat dan Mayka Minggu besok.   (Non)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU