1 December 2021
HomeBeritaRocky Gerung dkk Tuduh Romo Benny Susetyo Tanpa Dasar

Rocky Gerung dkk Tuduh Romo Benny Susetyo Tanpa Dasar

Jakarta-Pernyataan Rocky Gerung, Adhie M. Massardi dkk. menuduh Romo Benny ikut campur masalah Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagai tidak tahu batasan mana yang bisa dikritisi dan mana yang tidak, sebagai penilaian tidak berdasarkan fakta, fitnah dan telah menjurus kepada upaya memecah- belah sesama anak bangsa.

Demikian disampaikan Mansyur Arsyad Pergerakan Advokat Nusantara (Perekat Nusantara) yang didampingi Zainal Abidin, Achmad Dilapanga, Daniel T. Masiku, Petrus Selestinus, Erick S. Paat, Carel Ticualu di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Menurut Mansyur, Rocky Gerung dan Adhie M Massardi telah menuduh tanpa dasar, tanpa didukung fakta-fakta bahkan memutarbalikan fakta, telah menyerang pribadi Romo Benny secara tidak proporsional, seolah-olah Romo Benny telah merelease komentar negatif tentang MUI melalui chanel YouTube RKN Media.com.

“Terhadap tuduhan yang tidak berdasar dan bersifat mengadu-domba atau memecah-belah antar pribadi dan kelompok, apapun alasannya, ada konsekuensi hukum dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegasnya.

Dia menjekaskan, seluruh konten YouTube RKN Media tanggal 20 November 2021, adalah konten YouTube yang seluruhnya berisi komentar dan kritik konstruktif Hendardi, Ketua Setara Isntitut terhadap MUI terkait tindakan kepolisian Densus 88 terhadap beberapa terduga teroris, tanpa ada komentar apapun dari Romo Benny.

Adu Domba

Menurutnya, sikap berlebihan dan mengarah kepada upaya memecah-belah, bahkan mencoba menarik institusi atau organ lain secara tidak bertanggung jawab dalam komentar konstruktif dari Hendardi tentang MUI dan Terorisme, adalah buah dari cara berpikir kerdil, tidak jujur, pengecut dan provokatif dari Rocky Gerung dkk.

Mansyur melihat apa yang dilakukan Rocky Gerung dkk mengeksploitasi posisi Romo Benny sebagai minoritas dianggap sebagai sasaran tembak yang empuk guna memenuhi syahwat politik praktis Rocky Gerung dkk seolah-olah Romo Benny mengintervensi persoalan internal MUI, padahal dalam konten YouTube itu, tidak ada sama sekali nama, wajah ataupun narasi dari Romo Benny.

Dia menegaskan, hal itu merupakan cara pandang yang sesat, dungu dan bebal, tanpa melihat fakta-fakta atau mengabaikan fakta-fakta. Rocky Gerung dkk, hanya melihat Romo Benny sebagai minoritas, dijadikan sasaran tembak untuk melampiaskan nafsu bejat, mengadu-domba Romo Benny dan MUI dengan target yang lebih digdaya dari sekedar masalah hukum dan penegakan hukum murni yang dilakukan Densus 88.

Oleh karena itu, katanya,  Rocky Gerung dkk harus mencabut penilaian yang dungu dan bebal serta meminta maaf kepada Romo Benny dan pihak ketiga lainnya, karena secara eror inpersona dan salah alamat menuduh Romo Benny, dengan memanipulasi fakta atau memandang remeh fakta-fakta hukum dan fakta sosial yang ada.

Mansyur menjelaskan, terkesan Rocky Gerung dkk tidak berani mengomentari konten YouTube  RKN Media tanggal 20 November 2021, yang seluruhnya berisi komentar konstruktif dari Hendardi tentang MUI dan Terorisme, lalu mencari kambing hitam mendiskreditkan Romo Benny dan pihak lainnya demi target yang lebih besar.

“Inilah politik praktis Rocky Gerung dkk. yang hidup dari isu-isu remeh temeh yang satu ke isu yang lain,” tegasnya.(den)

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU