SHNet,Jakarta-Pada masa lalu untuk membuat sebuah konten video yang baik tentunya membutuhkan peralatan dengan spesifikasi tinggi yang tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar. Di era digital yang terus berkembang, smartphone telah menjadi alat yang tak tergantikan dalam pembuatan konten video.
“Kemampuan smartphone untuk merekam, mengedit, dan berbagi video secara instan telah mengubah cara dalam pembuatan konten video. Smartphone tidak hanya memudahkan namun juga membuka peluang baru dalam dunia kretivitas,” ujar Teguh Setiawan, dosen Akademi Televisi Indonesia (ATVI) dalam acara “Menjadi Content Creator Menggunakan Smartphone” dalam rangkaian Emtek Career and Educational Festival 2023 di Emtek City, Rabu (30/08/2023).
Teguh yang juga Kaprodi Produksi Media ATVI ini menegaskan penting juga untuk memahami berbagai fitur dan Teknik pengambilan gambar seperti pencahayaan, komposisi, dan Gerakan kamera agar konten yang dihasilkan lebih menarik, professional dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas kepada penonton. Kualitas visual sebuah video sangat memengaruhi bagaimana pesan disampaikan.
Dengan menguasai teknik-teknik ini, konten video yang dihasilkan akan mengesankan bukan hanya secara visual, tetapi juga dalam hal narasi dan pesan yang ingin disampaikan. “Dalam dunia di mana konten video semakin mendominasi, kemampuan untuk menghasilkan konten berkualitas menggunakan smartphone telah menjadi kompetensi kunci yang dapat membuka pintu untuk berbagai peluang kreatif dan professional,” kata Teguh.
“Workshp Menjadi Content Creator Menggunakan Smartphone”. Selain diisi narasumber Teguh Setiawan, S.Pd., M.I.Kom juga oleh Sekretaris Prodi ATVI, Frisca Artinus, S.Kom
Menurut Frisca yang juga dosen ATVI ini, salah satu langkah bijak dalam membuat suatu konten adalah tidak lepas dari prinsip standard produksi; yaitu masa persiapan (praproduksi), masa pembuatan konten itu sendiri (produksi) dan tahapan editing (pascaproduksi).
Perkembangan terkini lanjut Frisca, menambah urutan tahapan di atas tadi, yaitu ada masa discovery, yaitu menentukan dan merumuskan suatu ide, dan di ujung setelah pascaproduksi, Ada tahapan distribusi. Di masa Konvergensi media, ketrampilan hingga kemampuan memilih untuk dimana mengunggah karya kontennya, juga wajib diketahui. (sur)

