30 October 2026
HomeBeritaKesehatanTak Selalu Kontaminasi, Ini Penyebab Bintik Hitam pada Susu Bubuk

Tak Selalu Kontaminasi, Ini Penyebab Bintik Hitam pada Susu Bubuk

SHNet, Jakarta – Munculnya bintik-bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk kerap membuat orang tua khawatir.

Tak sedikit yang langsung menduga produk tersebut terkontaminasi atau tidak layak dikonsumsi. Namun, ternyata tidak semua bintik hitam menandakan adanya kontaminasi.

Akademisi teknologi pangan IPB University, Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, STP, MSc, menjelaskan bahwa bintik berwarna gelap pada susu bubuk dapat berasal dari proses pengolahan, khususnya fenomena yang dikenal sebagai scorched particles atau partikel susu yang mengalami perubahan warna akibat paparan panas.

Menurutnya, proses pembuatan susu bubuk melibatkan sejumlah tahapan terkontrol, mulai dari pencampuran bahan hingga pengeringan. Salah satu teknologi yang umum digunakan adalah spray drying, yakni mengubah susu cair menjadi bubuk dengan bantuan udara panas dalam waktu singkat.

“Melalui teknologi spray drying, susu cair diubah menjadi bubuk dengan memanfaatkan udara panas dalam waktu singkat. Penguapan air membantu menjaga suhu partikel susu tetap lebih rendah dibandingkan suhu udara pengering, sehingga paparan panas terhadap komponen gizinya relatif ringan,” jelas Prof. Azis.

Meski demikian, sebagian kecil partikel susu dapat menempel pada permukaan alat pengering dan mengalami paparan panas lebih lama. Kondisi tersebut memungkinkan partikel berubah warna menjadi kecokelatan hingga kehitaman.

Fenomena ini berkaitan dengan reaksi Maillard, yaitu reaksi antara gula susu dan protein akibat paparan panas. Reaksi tersebut lazim terjadi dalam pengolahan pangan dan dapat memengaruhi warna serta karakteristik produk.

“Perubahan warna pada partikel susu ini berkaitan dengan reaksi Maillard. Reaksi ini umum terjadi dalam proses pengolahan pangan dan tidak selalu menunjukkan adanya kontaminasi dari luar,” ungkapnya.

Prof. Azis menambahkan, berdasarkan metode pengujian yang dirujuk American Dairy Products Institute (ADPI), scorched particles terutama berkaitan dengan aspek mutu tampilan produk dan tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya bahaya keamanan pangan.

Meski begitu, bintik gelap tetap perlu diperhatikan untuk memastikan bahwa partikel tersebut bukan benda asing atau tanda kerusakan produk.

Orang Tua Tetap Perlu Waspada

Prof. Azis mengingatkan agar orang tua tidak langsung panik, tetapi juga tidak mengabaikan perubahan yang terlihat pada susu bubuk.

Jika menemukan bintik yang keras, jumlahnya tidak wajar, disertai perubahan aroma atau penggumpalan yang tidak biasa, sebaiknya susu tidak diberikan terlebih dahulu.

Selain itu, periksa kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa, serta pastikan produk disimpan sesuai petunjuk yang tercantum pada kemasan.

Apabila masih meragukan kondisi produk, orang tua disarankan menyimpan kemasan dan mencatat nomor produksinya untuk kemudian menghubungi produsen atau tenaga kesehatan guna memperoleh penjelasan lebih lanjut.

Dengan memahami proses pengolahan susu bubuk, masyarakat diharapkan dapat membedakan perubahan tampilan yang berkaitan dengan proses produksi dan kondisi yang perlu diwaspadai.

Pada akhirnya, ketelitian dalam memilih, memeriksa, dan menyimpan produk susu tetap menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pangan dan mendukung pemenuhan nutrisi anak. (Stevani Elisabeth)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU