23 May 2026
HomeBeritaTOEFL Experience Day Perkenalkan Pembaruan TOEFL iBT 2026

TOEFL Experience Day Perkenalkan Pembaruan TOEFL iBT 2026

SHNet, Jakarta, — Educational Testing Service atau ETS, pemimpin global dalam asesmen pendidikan dan bahasa, bersama Indonesian International Education Foundation atau IIEF hari ini menyelenggarakan TOEFL Experience Day di The Ritz-Carlton Hotel Jakarta. Acara ini menjadi forum interaktif bagi para tenaga pendidik, konselor pendidikan, institusi, mitra, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk memahami perkembangan terbaru TOEFL iBT serta relevansinya terhadap kebutuhan komunikasi akademik global.

Di tengah meningkatnya kebutuhan pelajar Indonesia terhadap akses pendidikan internasional, kemampuan bahasa Inggris akademik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung studi luar negeri, program beasiswa, hingga mobilitas akademik global. TOEFL iBT sendiri merupakan tes kemampuan bahasa Inggris akademik yang diterima di lebih dari 13.000 institusi dan 160 negara untuk untuk mendukung kebutuhan studi, mobilitas akademik, dan komunikasi global. Tes ini dirancang untuk mengukur keterampilan berbahasa Inggris dalam konteks akademik, termasuk membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis.

Melalui TOEFL Experience Day, ETS dan IIEF memperkenalkan pembaruan TOEFL iBT 2026 yang mencakup skala penilaian baru 1-6, desain tes adaptif, serta fokus yang lebih kuat pada keterampilan komunikasi akademik. Pembaruan ini dirancang untuk menghadirkan asesmen bahasa Inggris yang lebih relevan, mudah dipahami, dan selaras dengan perkembangan pendidikan global yang semakin kolaboratif dan digital.

“Pendidikan dan komunikasi berkembang dengan sangat cepat, sehingga asesmen juga perlu ikut beradaptasi. Melalui pembaruan TOEFL iBT 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman asesmen yang lebih relevan dengan keterampilan komunikasi masa depan yang mencerminkan cara pelajar belajar serta berkomunikasi di lingkungan akademik saat ini,” ujar Sidnei De Souza, Executive Director, Global Partnerships and Sales Management, ETS di Jakarta, Kamis (21/5/2026)

Sidnei pun menambahkan bahwa pembaruan TOEFL iBT juga menghadirkan pengalaman asesmen yang lebih autentik melalui berbagai tipe tugas baru yang merefleksikan komunikasi di lingkungan akademik dan profesional saat ini, termasuk aktivitas menulis email dan interaksi berbasis wawancara.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pengalaman interaktif TOEFL iBT, diskusi panel, dialog bersama perwakilan ETS dan IIEF. Melalui sesi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami perkembangan asesmen bahasa Inggris sehingga mampu mendampingi pelajar untuk memilih asesmen yang sesuai dengan kebutuhan akademik mereka.

Diana Kartika, Executive Director, IIEF, menjelaskan bahwa saat ini penggunaan sertifikasi bahasa Inggris kini tidak lagi terbatas untuk kebutuhan studi luar negeri. “Saat ini kami melihat penggunaan sertifikat bahasa Inggris semakin berkembang, tidak hanya untuk kebutuhan studi luar negeri, tetapi juga untuk program beasiswa, pertukaran pelajar, dan berbagai jalur pendidikan internasional lainnya. Di saat yang sama pelajar juga semakin mempertimbangkan asesmen yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan komunikasi modern,” ujarnya.

Menyikapi perkembangan tersebut, Diana menambahkan bahwa IIEF terus berupaya untuk memperluas kerja sama dengan mitra lokal untuk meningkatkan kesadaran, menyediakan sumber persiapan, dan mendukung akses TOEFL iBT bagi pelajar di berbagai wilayah di Indonesia

Turut hadir dalam acara ini Chuong Nguyen, Channel Management Director – Southeast Asia, ETS, yang berbagi perspektif mengenai kebutuhan asesmen bahasa Inggris di kawasan Asia Tenggara serta bagaimana TOEFL iBT terus beradaptasi dengan kebutuhan pelajar dan institusi pendidikan.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU