https://www.xxzza1.com
22 February 2024
HomeBeritaInternasionalCovid-19 Belum Hilang, Wabah Flu Burung yang Parah Mulai Serang Eropa dan...

Covid-19 Belum Hilang, Wabah Flu Burung yang Parah Mulai Serang Eropa dan Asia

SHNet, Jakarta – Beberapa wabah flu burung yang parah di Eropa dan Asia telah dilaporkan dalam beberapa hari terakhir ke Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), sebagai tanda virus menyebar dengan cepat lagi.

Penyebaran flu burung yang sangat patogen, biasa disebut flu burung, telah membuat industri unggas waspada setelah wabah sebelumnya menyebabkan pemusnahan puluhan juta unggas.

Ini juga menarik perhatian ahli epidemiologi karena virus dapat ditularkan ke manusia. China telah melaporkan 21 infeksi pada manusia dengan subtipe H5N6 flu burung sepanjang tahun ini, lebih banyak dari keseluruhan tahun 2020.

Korea Selatan melaporkan wabah di peternakan pada sekitar 770.000 unggas di Chungcheongbuk-do, kata OIE pada hari Senin, mengutip laporan dari pihak berwenang Korea Selatan. Semua hewan disembelih.

Juga di Asia, Jepang melaporkan wabah pertama musim dingin 2021, di sebuah peternakan unggas di timur laut negara itu, kata OIE, membenarkan pernyataan pekan lalu oleh kementerian pertanian Jepang. Serotipe wabah ini adalah H5N8.

Dilansir The Guardian, Eropa, Norwegia melaporkan wabah flu burung H5N1 di wilayah Rogaland pada 7.000 burung, kata OIE.

Flu burung bersirkulasi secara alami di antara burung liar, dan ketika mereka bermigrasi ke Inggris dari daratan Eropa di musim dingin, penyakit ini dapat menyebar ke unggas dan burung penangkaran lainnya.

Pemerintah Belgia menempatkan negara itu pada peningkatan risiko flu burung, memerintahkan unggas untuk disimpan di dalam rumah mulai Senin, setelah varian flu burung yang sangat patogen diidentifikasi pada angsa liar di dekat Antwerpen.

Ini mengikuti langkah serupa di negara tetangga Prancis awal bulan ini dan di Belanda pada bulan Oktober.

Awal bulan ini, zona pencegahan flu burung dideklarasikan di seluruh Inggris Raya, yang secara hukum mewajibkan semua pemelihara burung untuk mengikuti langkah-langkah keamanan hayati yang ketat setelah sekawanan unggas dimusnahkan di dekat Dundee di Skotlandia sebagai tanggapan atas wabah flu burung.

Flu burung dapat menyerang manusia dalam kasus yang jarang terjadi jika orang menyentuh unggas yang terinfeksi, kotoran atau alasnya, atau saat menyiapkan unggas yang terinfeksi untuk dimasak. (Tutut Herlina)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU