17 May 2026
HomeBeritaDirektur SILK UI Tri Edhi Budhi Soesilo Beri Pembekalan pada "Scientist" Muda...

Direktur SILK UI Tri Edhi Budhi Soesilo Beri Pembekalan pada “Scientist” Muda di SMAN 8 Jakarta

SHNet,Jakarta-Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL), Dr. dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Si  sangat antusias ketika diberi kesempatan untuk memberikan sambutan sekaligus semacam pembekalan pentingnya melakukan riset untuk kepentingan masyarakat lebih luas,  kepada para ilmuwan alias scientis alumni SMAN 8 Jakarta yang biasa  disingkat Smandel.

“Kita harus terus mempertanyakan hal-hal yang terjadi di sekitar kita, lalu melakukan penelitian atau riset untuk menghasikan kesimpulan tentang suatu masalah dari susut ilmu pengetahuan. Dengan riset berbasis iptek, sudah pasti tidak lepas dari qadarullah Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa,” ujar Tri Edhi Budhi Soesilo di hadapan hampir 80 alumni SMAN 8 yang semasa sekolah, aktif di Subseksi Sains dan Perpustakaan pada Reuni Akbar Subseksi Sains Smandel Jakarta, di Aula Sasana Krida, Smandel, Minggu (28/07/2024).

Tri Edhi Budhi Soesilo yang akrab disapa Mas Budi ini panjang lebar berbicara cukup kritis  seputar dunia pendidikan di Indonesia, kondisi lingkungan hidup dan kehutanan, sikap para pemimpin negara dan komitmen mereka pada kepentingan masyarakat banyak. “Kita harus on the track pada tujuan riset yakni menemukan sesuatu untuk kepentingan masyarakat banyak,” katanya.

Mas Budi adalah alumni SMAN 8 Jakarta yang semasa masih sekolah, sudah dipercaya menjadi guru bidang biologi dan lanjut ketika kemudian kuliah di Fakultas Kedokteran UI. Banyak muridnya yang mencintai pelajaran biologi karena cara pengajaran Mas Budi yang mudah dimengerti. Dalam kaitan Subseksi Sains dan Perpustakaan, Mas Budi menjadi pembina yang selalu mendidik dan membimbing siswa ketika melakukan penelitian.

Rasya syukur Mas Budi diungkapkan di sela-sela sekitar hampir dua jam bicara di forum ini bahwa SMAN 8 Jakarta masih menjadi sekolah yang punya prestasi sangat baik hingga saat ini. “Kita mesti bersyukur, dulu sekolah kita dikenal punya prestasi gemilang dan sekarang pun prestasinya masih terjaga meski berbagai regulasi kerap berubah,”ucapnya.

Foto bersama dalam acara Reuni Akbar Subseksi Sains Smandel Jakarta, di Aula Sasana Krida, Smandel, Minggu (28/07/2024).

Dihadiri 26 Angkatan

Ketua Panitia Reuni Akbar Subseksi Sains Smandel Jakarta,  Raditya, Smandel 1985, mengatakan, acara  dihadiri alumni Smandel dari tahun 1980-an hingga tahun 2020-an, diantara yang hadir banyak yang berprofesi sebagai dokter, ilmuan, dosen, birokrat, wiraswasta, dan juga beberapa masih kuliah. Bahkan ada yang khusus datang dari Bogor, Semarang, Yogya, dan Banda Aceh.

Dr. dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Si alias Mas Budi,keempat dari kiri, bersama alumni Subseksi Sains dan Perpustakaan Smandel Jakarta

“Alhamdulillah, peserta datang tercatat sebanyak 74 orang (mengisi form absen), termasuk 3 pengurus SP aktif dan 2 guru. Sedangkan jumlah angkatan hadir sebanyak 26 angkatan. Dan yang lebih kerennya lagi, mayoritas yang datang itu berasal dari Alumni dekade 2000-an. Sangat membanggakan,” ujar Radtya bungah.

Panitia lainnya, Adelusita Nasuition mengungkapkan kegembiraanya karena acara yang dirancang sejak dua bulan lalu berlangsung lancar dan meriah. “Hati happy bisa kumpul bareng dalam suasana yang akrab, tidak  seriusan sambil mendengarkan juga pengalaman- dan kesan  dari rekan-rekan dan kakak-kakak  senior Kak Radyt, Kak Suradi, Kak dokter Herry, serta Pak Budi yang memberikan wejangan untuk kita semua,”ujar Adelusita.

Para peserat atau hadrin juga mengungkapkan kegembiraannya karena acara Reuni Akbar Subseksi Sains Smandel Jakarta bukan saja dihadiri banyak angkatan, tapi acaranya bermutu. Salah satunya diungkapkan peserta bernama Egi,  “Kereeennn… “ngumpulake balung pisah.” Senang sekali kemarin bisa bertemu lagi,” ungkap  Dr.Egi, alumnus Smandel dan Sie Science yang kini  dosen FK UGM. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU