22 October 2021
HomeBeritaKesraKemensos Gandeng 5.140 Mahasiswa untuk Meyelesaikan Masalah Kemiskinan

Kemensos Gandeng 5.140 Mahasiswa untuk Meyelesaikan Masalah Kemiskinan

SHNet, Jakarta- Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng 5.140 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di 514 kabupaten/kota.

Para mahasiswa ini diterjunkan langsung ke masyarakat lewat program Pejuang Muda. “Kami menggandeng 5.140 mahasiswa untuk terjun ke masyarakat. Mereka melakukan B to B untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di 514 kabupaten/kota. Outputnya nanti akan ditindaklanjuti melalui proyek-proyek,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada wartawan usai Kuliah Umum tentang Pejuang Muda Kementerian Sosial RI tahun 2021, di Jakarta, Rabu (13/10).

Dampak dari program Pejuang Muda tersebut akan dirasakan langsung oleh masyarakat ketika para mahasiswa mengerjakan proyek-proyek penanganan kemiskinan dan masalah sosial yang didukung anggaran oleh Kementerian Sosial.

Untuk itu, Kemensos telah mengalokasikan dana sebesar Rp 178 milyar untuk program Pejuang Muda. “Kami siapkan Rp 178 miliar bagi 5.140 mahasiswa yang diambil dari anggaran Kemensos untuk perbaikan data untuk membuat proyek program pengentasan kemiskinan yang sebelumnya direfocusing dan dievaluasi, ” kata Mensos.

Dukungan biaya proyek satu kelompok Rp 10 juta dari Kementerian Sosial, namun jika membutuhkan anggaran yang lebih besar akan disinergikan dengan kitabisa untuk menggalang dana dari masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Jika anggaran lebih dari 10 juta untuk proyek permasalahan yang ditemukan di masyarkat akan dikerjasamakan dengan kitabisa untuk menggalang dana dari masyarakat,” ujar Mensos.

Mensos menambahkan, dalam program Pejuang Muda, Kemensos berkolaborasi dengan Kemendikbud dan Kemenag. Mahasiswa diberikan 20 SKS lewat program Kampus Merdeka..

Ada 4 program yang dapat mereka pilih yakni bantuan sosial, pemberdayaan, lingkungan dan fasilitas lingkungan. Selanjutnya dibuatkan kelompok dimana satu kelompok terdiri dari 5 dan 10 mahasiswa.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengapresiasi Pejuang Muda yang dibesut Mensos Tri Rismaharini sebagai program yang inovatif dan luar biasa kreatif dan sebelumnya belum pernah ada.

“Selama Indoensia merdeka baru kali ini ada program Pejuang Muda yang sangat bagus di mana mahasiswa diturunkan ke kampung-kampung saat pandemi untuk mengatasi persoalan sosial dan jika dianggap tepat dan bisa sebagai solusi. Kita akan dikawal dengan baik serta bila dinilai bagus tahun depan sebagai mitra kerja Kemensos siap menganggarkan,” pungkas Yandri. (Stevani Elisabeth)

 

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU