9 June 2026
HomeBeritaPolitikKualitas Demokrasi Menuju Pemilu 2024 Ditentukan Banyak Faktor

Kualitas Demokrasi Menuju Pemilu 2024 Ditentukan Banyak Faktor

SHNet, Jakarta-: Kualitas demokrasi dalam pemilu 2024 sangat ditentukan oleh banyak faktor, diantaranya adalah bagaimana stake holders yang terkait dengan penyelenggaraan pemilu seperti KPU,Bawaslu, kepolisian bisa berperanan secara maksimal. KPU Misalnya berperan dalam penyelenggaraan yang harus berpedomana dalam kerangka undang-undang. Demikian juga Bawaslu berperan dalam pengawasannya. Kepolisian juga  demikian menyoroti bagaimana pemilu itu dilaksanakan dan terkait dengan  pengamanan dan tindak criminal dalam pelaksanaan pemilu 2024.

Potret pemilu yang demikian telah menjadi pembahasan serius dalam satu Seminar Nasional  dengan tema Membangun Kualitas Demokrasi Menuju Pemilu 2022 di Jakarta, SElasa (7/6/2022). Ketua Penyelenggara Seminar Nasional, Eddy Iriawan menyebutkan bahwa Seminar nasional ini menghadirkan narasumber seperti , Jenderal Listiyo Sigit Prabowo, M. Si (Kapolri), Ketua KPU RI, menyebutkan, Hasyim, SH, M.Si, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ,  Dr. Ma’mun Murod Al Barbasy, MSI, Dr. Warjio (USU, Mdan)

Seminar yang diselenggarakan lembaga penelitian E-DEV(Electoral Institute for Development Quality),menurut Direktur Eksekutifnya, Warjio, PhD dilaksanakan untuk memberikan sinyal mnjelang pemilu 2024 yang semakin dinamis betapa pentingnya kualitas demokrasi dalam pemilu. Dosen Ilmu Politik FISIP, Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut menyatakan Tidak ada pemilu yang berkualitas tanpa memberi ruang proses demokrasi berkualitas. Setiap lembaga atau stake holder terkait denganpenyelenggaraan pemilu harus berperan aktif dengan menekankan kualitas proses demokrasi yang dijalankan.

Dalam kesempatan itu, Keynote Speech Seminar tersebut, Jenderal Listiyo Sigit Prabowo, M. Si (Kapolri), menyampaikan bahwa sudah menjadi tanggungjawab kepolisisan untuk menjadikan pemilu 2024 yang berkualitas. Tanggungjawab ini menempatkan pihak kepolisian untuk bertindak professional dalam menjalankan tugasnya dalam Pemilu 2024 mulai dari proses awal sampai akhir. Pofesionalisme kepolisian dalam Pemilu 2024 tersebut menjadi satu keharus untuk menciptakan Pemilu berkualtas dimana proses demokrasinya berjalan dengan baik.

Di sisi lain, Ketua KPU RI, menyebutkan, Hasyim, SH, M.Si menyebutkan seminar nasional ini menjadi sinyal kepada pihak penyelenggara pemilu 2024 untuk bergerak secara professional dalam menjalankan tugasnya. Sebagai penyeenggara pemilu sebagaimana diamanahkan undang-undang KPU akan menjadikan kualitas demokrasi dalam pelaksanaan pemilu menjadi tujuan utama. Bukan saja memastikan keterlibatan aktif partai politik, para caleg, calon presiden/Wakil juga keterlibatan masyarakat luas untuk memberikan suaranya.i Itu semua harus dilakukan dengan menekankan  kualitas demokrasinya.

Pentingnya Masyarakat Sipil

Sejalan dengan pemikiran tersebut  Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ,  Dr. Ma’mun Murod Al Barbasy, MSI menekankan betapa pentingnya peran masyarakat sipil dalam mengawasi setiap proses/tahapan yang perlu dijalankan oleh penyelenggara pemilu. Peran ini tidak akan muncul jika proses demokrasi yang dijalankan tanpa pendekatan kualitas. Kata kualitas demokrasi menjadi kata kunci suksesnya Pemilu 2024.

Seminar yang diselenggarakan lembaga penelitian E-DEV(Electoral Institute for Development Quality),menurut Direktur Eksekutifnya, Warjio, PhD dilaksanakan untuk memberikan sinyal mnjelang pemilu 2024 yang semakin dinamis betapa pentingnya kualitas demokrasi dalam pemilu. Dosen Ilmu Politik FISIP, Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut menyatakan Tidak ada pemilu yang berkualitas tanpa memberi ruang proses demokrasi berkualitas. Setiap lembaga atau stake holder terkait denganpenyelenggaraan pemilu harus berperan aktif dengan menekankan kualitas proses demokrasi yang dijalankan.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU