15 July 2024
HomeBeritaPuncak Musim Hujan di NTT Diperkirakan Januari 2023

Puncak Musim Hujan di NTT Diperkirakan Januari 2023

KUPANG, SHNet-Senior Climate Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rut Apriani Kartini Lamma menyampaikan informasi prakiraan musim hujan tahun 2022-2023.

Informasi tersebut disampaikan berdasarkan blending dengan prakiraan awal msim hujan yang dirilis oleh BMKG secara nasional.

“Informasi ini sudah berdasarkan blending dengan prakiraan awal msim hujan yang dirilis oleh BMKG secara nasional,” kata Rut  kepada sinarharapan.net yang dihubungi di Kupang, Selasa (18/10/2022).

Menurut Rut, prakiraan awal musim hujan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2022/2023 secara umum diprediksi akan masuk pada periode akhir bulan Oktober hingga akhir November 2022.

Ia mengemukakan, untuk wilayah-wilayah di NTT yang diprediksi akan masuk awal musim hujan pada akhir bulan Oktober adalah Zona Musim (ZOM) 474, diantaranya wilayah Manggarai Barat bagian Timur, Manggarai bagian tengah, dan Manggarai Timur bagian tengah. Sedangkan untuk puncak musim hujan tahun 2022/2023 diprediksi akan terjadi pada bulan Januari 2023.

Khusus untuk wilayah NTT, diprediksi curah hujan di tahun 2022 lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun 2023 nanti. Hal ini disebabkan  salah satu trigernya adalah La Nina. Sedangkan tahun 2023, La Nina diprediksi akan meluruh menuju kondisi netral pada pertengahan tahun 2023 sehingga berdampak pada potensi curah hujan yang lebih mendekati normal pada tahun 2023 mendatang.

“Untuk wilayah Kabupaten Rote Ndao kami prakirakan akan memasuki musim hujan pada bulan November akhir. Terkait masa tanam silahkan diskusikan dengan  PPL setempat,” kata Rut.

Rut menambahkan,  mengenai skenario tanam pada awal musim hujan, para petani diharapkan bisa menyesuaikan dengan informasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) atau Dinas Pertanian Kabupaten/Kota yang ada di NTT.
“Terkait skenario pola tanam, mungkin  bisa menyusaikan dengan informasi dari Kementan atau Dinas Pertanian Kabupaten/Kota yang ada di Pemprov NTT,”  ujarnya.(dis)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU