SHNET,Stockholm-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)di Stockholm sukses menyelenggarakan Indonesia Investment Forum di World Trade Centre, Stockholm, Swedia, Kamis (17/10/2024). Forum ini mempertemukan pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, dan investor utama dari Indonesia dan Swedia. Hasilnya, tercipta kesepakatan bahwa kalangan bisnis kedua negara siap memperkuat kerja sama guna meningkatkan investasi Swedia di Indonesia secara signifikan.
Acara ini menyoroti berbagai peluang investasi yang ditawarkan Indonesia, terutama di sektor energi terbarukan, digitalisasi, dan infrastruktur berkelanjutan. Para pembicara menegaskan Indonesia sebagai tujuan investasi dinamis dengan potensi ekonomi besar yang terus berkembang
Pembicara Kunci
- ,Deputi Menteri Bidang Promosi Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan menegaskan kesiapan Indonesia menyambut dan memfasilitasi investor Swedia di berbagai “Indonesia terbuka untuk bisnis. Kami berkomitmen untuk mempermudah dan memperjelas proses investasi, memberikan kesempatan unik bagi perusahaan Swedia untuk berinvestasi di sektor unggulan seperti pertambangan mineral kritis, energi, dan ketahanan pangan,” ujar beliau. Reformasi yang sedang berlangsung juga dijelaskan sebagai upaya meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI) dengan kebijakan yang menjamin manfaat jangka panjang.
- Direktur Eksekutif – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London, Farida Peranginangin, memberikan pandangan tentang outlook makroekonomi Indonesia. Beliau menekankan bahwa Indonesia menunjukkan ketahanan ekonomi yang solid di tengah ketidakpastian global, dengan proyeksi pertumbuhan PDB antara 4,7% hingga 5,5% pada 2024. Hal ini menunjukkan stabilitas dan potensi Indonesia sebagai tujuan investasi jangka panjang yang aman bagi investor
- Wakil Presiden Eksekutif Energi Terbarukan PT PLN (Persero), Zainal Arifin, yang bergabung secara virtual dari Indonesia, memaparkan peta jalan Indonesia menuju net zero emissions pada tahun Beliau menyoroti peluang besar bagi investor Swedia untuk berpartisipasi dalam pengembangan energi terbarukan, dengan kebutuhan investasi sebesar USD 36 miliar hingga 2030 di sektor tenaga hidro, energi surya, dan panas bumi.
- Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Kamdani berbagi pengalaman dan wawasan tentang dinamika berusaha di Indonesia, mencatat bahwa Indonesia, sebagai kekuatan ekonomi global ke- 16, menawarkan peluang besar di sektor digital ekonomi dan manufaktur. Namun, untuk mencapai pertumbuhan lebih tinggi, diperlukan peningkatan investasi asing langsung dan efisiensi sektor bisnis.
- Komisioner Perdagangan Swedia untuk Indonesia, Erik Odar menegaskan minat Swedia yang kuat untuk memperdalam hubungan investasi dengan Indonesia, terutama di sektor-sektor yang mendukung pembangunan berkelanjutan, seperti teknologi hijau dan

Investasi SwediaTerus Meningkat
Selain membahas peluang investasi, forum ini juga menyoroti kinerja investasi Swedia di Indonesia yang terus meningkat. Realisasi investasi Swedia hingga kuartal ketiga 2024 mencapai USD 172,65 juta, lebih dari tiga kali lipat dari total investasi di tahun 2023 sebesar USD 50,4 juta. Peningkatan ini mencerminkan ketertarikan yang semakin besar dari perusahaan Swedia untuk berinvestasi di Indonesia, didorong oleh iklim investasi yang semakin kondusif.
Duta Besar Kamapradipta Isnomo menutup forum ini dengan menegaskan kembali bahwa Indonesia menyambut para investor Swedia dengan tangan terbuka dan menawarkan berbagai peluang di sektor-sektor pertumbuhan utama. “Sekarang adalah saat yang tepat untuk memperluas kemitraan ekonomi kita. Indonesia berkomitmen bekerja sama dengan perusahaan Swedia untuk mencapai tujuan bersama yang saling menguntungkan, mendorong inovasi, dan keberlanjutan,” ujar beliau.
Forum ini disambut dengan penuh antusias oleh 34 CEO, COO, direktur program, dan manajer dari berbagai industri di Swedia, yang melihatnya sebagai langkah penting dalam memperkuat hubungan perdagangan dan investasi bilateral kedua negara.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Stockholm akan terus memfasilitasi dialog- dialog yang mendukung kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Swedia guna memastikan masa depan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan bagi kedua negara. (sur)

